Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Terobosan Ilmiah! Ilmuwan Berhasil Kembangkan Otak Simpanse Tercanggih

Tina Mamangkey • Rabu, 15 Januari 2025 | 11:41 WIB

Simpanse di Taman Nasional Gombe di Tanzania. ANTARA/Xinhua/Xie Hao
Simpanse di Taman Nasional Gombe di Tanzania. ANTARA/Xinhua/Xie Hao

GORONTALOPOST - Tim ilmuwan dari China dan sejumlah negara lainnya berhasil mengembangkan atlas otak simpanse paling mutakhir yang pernah ada. Penemuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi otak manusia, seperti dilaporkan oleh Science and Technology Daily pada Selasa (14/1). Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal ilmiah The Innovation.

Simpanse dikenal sebagai salah satu kerabat terdekat manusia yang masih hidup. Meski ukuran otaknya hanya sekitar sepertiga dari otak manusia, simpanse memiliki banyak kesamaan dalam hal neuroanatomi dan fungsi kognitif. Hal ini menjadikannya subjek penting dalam penelitian yang membandingkan evolusi otak manusia.

Namun, penelitian lintas spesies dalam ilmu saraf menghadapi tantangan besar, terutama karena kurangnya sistem referensi otak yang terstandardisasi dengan signifikansi biologis.

"Namun, tantangan utama dalam penelitian ilmu saraf lintas spesies saat ini adalah tidak adanya sistem referensi otak yang terstandardisasi dengan signifikansi biologis," jelas Fan Lingzhong, penulis korespondensi dalam penelitian ini sekaligus peneliti di Institut Automasi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).

Para peneliti berhasil mengatasi tantangan ini dengan mengembangkan Chimpanzee Brainnetome Atlas (ChimpBNA), sebuah atlas otak simpanse yang disusun berdasarkan konsep konektivitas otak.

Melalui atlas ini, mereka menemukan adanya perbedaan signifikan dalam pola konektivitas antara otak simpanse dan manusia, terutama di sebagian besar korteks asosiasi.

Penemuan ini mengungkapkan bahwa perubahan konektivitas otak dalam evolusi jauh lebih kompleks dan berkarakter dibandingkan yang dipahami sebelumnya.

Fan menegaskan bahwa ChimpBNA merupakan sumber daya yang sangat berharga bagi penelitian ilmu saraf. "ChimpBNA akan menjadi sumber daya berharga untuk penelitian ilmu saraf dan menawarkan wawasan baru tentang karakteristik otak manusia yang unik," ujarnya.

Lebih lanjut, Fan menyampaikan bahwa tim peneliti berencana untuk terus memperluas penggunaan atlas otak lintas spesies ini. "Ke depannya, kami akan terus memperluas penerapan atlas otak lintas spesies untuk meningkatkan signifikansinya dalam memahami evolusi sistem saraf," tambahnya. (*/antara)

Editor : Tina Mamangkey
#ilmiah #terobosan #ilmuwan #otak #simpanse #Paling Mutakhir