Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Wardeka, Game Lokal Manado yang Latih Otak + Bangun Komunitas Hebat!

Priska Watung • Jumat, 11 Juli 2025 | 15:02 WIB
wardeka game lokal
wardeka game lokal

Dunia game di Indonesia makin berkembang pesat. Bukan cuma soal hiburan, kini game juga jadi ajang melatih otak dan membangun komunitas.

Salah satu game yang sedang naik daun adalah Wardeka, game buatan anak bangsa yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.

Wardeka dikembangkan oleh BigDade Studio, tim kreatif lokal yang berhasil memadukan unsur budaya dan konsep futuristik dalam satu permainan seru.

Game ini termasuk dalam genre TPS (Third-Person Shooter), di mana pemain bisa melihat karakter dari belakang sambil bertempur.

Namun yang membuat Wardeka berbeda adalah pendekatannya yang menekankan pada kerjasama tim, strategi, dan refleks cepat.

Bermain Wardeka tidak cukup hanya jago menembak, pemain juga harus bisa menyusun taktik dan bekerja sama agar menang.

Karena itulah, banyak yang menyebut Wardeka sebagai “game taktik lokal rasa internasional.”

Menurut data dari Katalog AKI 2023 yang dirilis Kemenparekraf, Wardeka masuk sebagai salah satu game lokal potensial untuk ekspor.

Tak hanya gameplay-nya yang menarik, komunitas pemain Wardeka juga sangat aktif, bahkan sudah mulai rutin menggelar turnamen di Manado dan Makassar.

Hal ini menunjukkan bahwa game lokal seperti Wardeka tidak hanya menyajikan hiburan, tapi juga memperkuat industri kreatif daerah.

Menariknya, Wardeka juga disebut-sebut punya dampak positif untuk latihan kognitif, seperti kemampuan fokus, pengambilan keputusan cepat, dan memori visual.

Hal ini sejalan dengan riset dari University of Western Ontario yang menyebut bahwa gamer aktif punya fungsi otak yang lebih muda 13 tahun dari usia sebenarnya.

Dalam riset tersebut, bermain game seperti TPS secara moderat membantu melatih daya ingat, koordinasi tangan-mata, dan fokus perhatian.

Apalagi, jika game tersebut juga mengandung unsur sosial seperti Wardeka, manfaatnya bisa lebih luas karena membantu melatih komunikasi dan kolaborasi.

Tentu, semua itu harus dibarengi dengan pengaturan waktu bermain agar tidak berlebihan.

Wardeka kini juga mulai mendapat perhatian dari media dan komunitas pengembang game nasional karena kualitas visual dan desain misinya yang mendalam.

BigDade Studio mengaku sedang menyiapkan versi multiplayer online yang lebih stabil dan fitur kustomisasi karakter lebih luas.

Langkah ini jadi bukti bahwa game buatan Indonesia bisa bersaing, asalkan punya visi yang kuat dan terus berkembang.

Wardeka juga bisa jadi inspirasi untuk pengembang game lokal lainnya agar lebih percaya diri mengangkat budaya dan cerita lokal ke dunia digital.

Dengan kombinasi gameplay seru, komunitas aktif, dan pengaruh positif terhadap otak, Wardeka pantas disebut sebagai “game yang mendidik tanpa terasa.”

Siapa sangka dari Manado bisa lahir game yang bukan hanya menghibur, tapi juga mencerdaskan. 

(at)

Editor : Priska Watung
#tps game lokal #WardekaBattleground #GameLokal #Wardeka #GameTPS