Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Rahasia Lemper Ayam! Ternyata Camilan Ini Sehat & Nggak Bikin Gemuk!

Priska Watung • Kamis, 17 Juli 2025 | 23:19 WIB
ilustrasi seseorang yang rezekinya melimpah bermodal usaha dan keyakinan/Freepik.
ilustrasi seseorang yang rezekinya melimpah bermodal usaha dan keyakinan/Freepik.

GORONTALOPOST - Lemper ayam, camilan tradisional yang dibungkus daun pisang ini ternyata nggak cuma enak, tapi juga punya nilai gizi yang baik.

 

Selama ini kita sering takut ngemil karena takut gemuk, tapi ternyata lemper bisa jadi pilihan camilan sehat.

 

Menurut situs resmi Sarihusada, satu buah lemper ayam ukuran sedang (sekitar 80 gram) hanya mengandung 181 kalori.

 

Jumlah kalori itu termasuk rendah jika dibandingkan dengan camilan lain seperti gorengan atau kue manis.

 

Lemper ayam juga punya kandungan protein sekitar 2 gram dan lemak sekitar 5,7 gram.

 

Meski kandungan lemaknya ada, tapi masih tergolong aman dan tidak berlebihan untuk sekali konsumsi.

 

Apalagi, lemper biasanya dimasak dengan cara dikukus, bukan digoreng, jadi lebih sehat untuk tubuh.

 

Bahan utama lemper adalah ketan putih yang dikukus, lalu diisi dengan abon ayam atau suwiran ayam berbumbu.

 

Ayam adalah sumber protein hewani yang baik untuk pertumbuhan tubuh dan membantu menjaga otot.

 

Ketan mengandung karbohidrat kompleks yang bisa memberi energi lebih lama dan bikin kenyang lebih awet.

 

Dilansir dari laman Sarihusada, lemper cocok dijadikan camilan pengganjal perut, apalagi di sela-sela kegiatan sekolah atau kerja.

 

Selain praktis dan mengenyangkan, lemper juga mudah ditemukan di pasar tradisional maupun toko kue.

 

Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 per buah tergantung ukuran dan isian.

 

Beberapa penjual lemper kini juga membuat variasi lemper isi abon sapi, tuna, hingga keju, untuk menarik minat anak muda.

 

Menariknya lagi, karena dibungkus daun pisang, lemper jadi lebih ramah lingkungan dibanding camilan plastik.

 

Cita rasa gurih dari ayam yang dibumbui dan pulen dari ketan membuat lemper tetap jadi favorit lintas generasi.

 

Camilan ini juga sering disajikan di acara keluarga, arisan, atau bahkan bekal sekolah karena praktis dan tidak cepat basi.

 

Menurut ahli gizi, selama tidak dikonsumsi berlebihan dan dimasak dengan higienis, lemper bisa masuk daftar camilan sehat.

 

Tentu saja, kandungan sehat dari lemper tetap bisa dinikmati asal tidak ditambah topping atau isian yang terlalu berlemak.

 

Jadi, mulai sekarang kamu nggak perlu ragu lagi buat ngemil lemper di sore hari atau saat lapar di perjalanan.

 

Lemper ayam bukan cuma soal tradisi, tapi juga tentang camilan pintar yang sehat dan nggak bikin berat badan naik drastis. (hand)

Editor : Priska Watung
#kue tradisional #cemilan rumahan #resep kue tradisional #kue tradisional kekinian #cemilan hangat