GORONTALOPOST - Setelah bertahun-tahun rumor dan penundaan, Apple akhirnya bersiap merilis iPhone Fold pertamanya pada tahun 2026. Informasi ini datang dari newsletter Power On Bloomberg terbaru yang ditulis oleh analis terpercaya Apple, Mark Gurman, pada 20 Juli 2025.
Meski Apple terlambat masuk ke pasar ponsel lipat, dibandingkan Samsung yang meluncurkan Galaxy Fold sejak 2019, langkah ini tetap dianggap strategis — dan potensial menguntungkan, baik untuk Apple maupun rival utamanya, Samsung.
Apa yang Diketahui Tentang iPhone Fold?
Menurut bocoran Gurman, iPhone Fold akan banyak meniru kesuksesan Samsung Galaxy Z Fold 7:
-
Desain mirip Galaxy Z Fold: Foldable dengan tampilan seperti buku
-
Layar AMOLED fleksibel: Dipasok langsung oleh Samsung
-
Harga premium: Diperkirakan lebih dari $2.000 (± Rp30 jutaan)
-
Kemungkinan tanpa lipatan layar yang terlihat
-
Engsel “dramatis” yang lebih kuat dan tahan lama
-
Optimalisasi software via iOS 27 untuk pengalaman foldable khas Apple
Potensi Keuntungan Ganda
-
Bagi Apple, peluncuran ini adalah peluang untuk menggebrak pasar ponsel lipat, terutama di Tiongkok, di mana tren foldable tengah naik daun. Ini juga bisa menambal penurunan penjualan iPhone belakangan ini.
-
Bagi Samsung, ini kesempatan mengokohkan posisinya sebagai pemimpin teknologi lipat — sekaligus mendapat tambahan keuntungan sebagai pemasok komponen utama iPhone Fold.
Jadwal Rilis & Posisi Strategis
Peluncuran iPhone Fold direncanakan pada musim gugur 2026, sebelum peluncuran besar iPhone edisi ulang tahun ke-20 yang disebut-sebut akan memiliki desain full-glass.
Walau tak lagi jadi "yang pertama", Apple tampaknya yakin bisa menyempurnakan pengalaman foldable melalui pendekatan hardware dan software yang lebih terintegrasi — gaya khas Apple.
Tren ponsel lipat tak lagi sekadar eksperimen, dan Apple siap masuk dengan ambisi besar — meski kali ini, mereka lebih memilih belajar dulu dari kompetitor ketimbang langsung menetapkan standar industri seperti dulu.
(HL)
Editor : Priska Watung