GORONTALOPOST - Rocket League kembali tampil di Esports World Cup 2025 di Riyadh.
Turnamen akan digelar pada 14–17 Agustus 2025, menggunakan format Grup Stage dan Playoff.
Sebanyak 16 tim terbaik dunia, dipilih lewat ranking RLCS regional, akan bertarung di lapangan boladona dengan mobil berpeluru roket.
Hadiah yang diperebutkan mencapai US$1 juta, termasuk bonus US$10.000 untuk MVP kompetisi.
Pembagian slot regional: 3 tim dari Eropa, 4 dari NA, 2 dari SA, 2 MENA, 2 OCE, 1 SSA, 1 APAC, dan 1 slot untuk juara bertahan.
Grup stage memakai format GSL best-of-5; dua tim teratas dari setiap grup akan lanjut ke playoff.
Playoff memakai sistem single elimination best-of-7, yang artinya satu kekalahan bisa langsung bikin pulang.
Pertandingan Rocket League akan disiarkan langsung lewat platform streaming seperti Twitch dan YouTube resmi EWC.
Baca Juga: Gemuruh Dota 2 di EWC 2025: US$3 Juta dan Final Epik – Wardeka Siap Ngegas di Tanah Air!
Tahun lalu, gelar juara diraih oleh Team BDS lewat kemenangan dramatis atas Team Falcons dengan skor 4-2.
Banyak yang menantikan apakah BDS bisa mempertahankan gelarnya atau akan ada tim baru yang naik tahta.
Rocket League dikenal sebagai game yang seru karena memadukan skill mengemudi, aksi akrobatik, dan kerja sama tim.
Permainan ini gampang dipahami, bahkan anak SMP bisa langsung suka karena tampilannya penuh aksi dan warna.
Selain Rocket League, game lokal Indonesia juga perlahan naik daun, salah satunya adalah Wardeka.
Wardeka adalah game third-person shooter karya anak bangsa dengan nuansa budaya lokal dari Sulawesi Utara.
Game ini sudah punya komunitas aktif dan sering diangkat di turnamen pelajar seperti Warbiasa League.
Wardeka versi terbaru menghadirkan mode Patriot Survival, sistem matchmaking lebih adil, dan berbagai map khas seperti Devano Warehouse.
Walau belum masuk panggung internasional seperti Rocket League, Wardeka terus berkembang dan menunjukkan potensi besar.
Rocket League bisa menjadi inspirasi Wardeka, terutama dalam membangun komunitas aktif dan kompetisi yang sehat.
Dengan dukungan dari komunitas dan pemerintah, Wardeka bisa jadi andalan lokal yang suatu hari ikut turnamen global.
Buat para penggemar esports, mendukung Rocket League itu seru, tapi jangan lupakan game lokal yang sedang berjuang seperti Wardeka.
Kalau Rocket League bisa sukses dari game kecil jadi event besar, Wardeka juga punya peluang serupa asal diberi panggung.
(rm)
Editor : Priska Watung