GORONTALOPOST - Dulu hanya jadi simbol futuristik di panggung mode, kini robot benar-benar melangkah di runway, berinteraksi dengan model, bahkan menjadi bagian dari cerita fashion itu sendiri.
Jika pada 1995 Thierry Mugler mengejutkan dunia dengan "Robot Couture Suit" berbahan logam dan plastik transparan, maka era sekarang menjadikan robot lebih dari sekadar gimmick visual—mereka adalah seniman, aktor, dan kolaborator.
Robot di Dunia Fashion: Evolusi dari Penonton Jadi Pemain Utama
-
1995 – Thierry Mugler: Membuka pintu dengan busana bergaya robotik.
-
1999 – Alexander McQueen: Dua robot industri menyemprotkan cat langsung ke gaun putih Shalom Harlow. Momen ini menjadi legenda.
-
2000–2010: Hussein Chalayan dan Chanel tampilkan drone, pakaian otomatis, dan elemen teknologi lainnya—tapi masih simbolik.
Namun sejak 2020-an, transformasi menjadi nyata…
Robot di Panggung Mode Global
-
Coperni Fall/Winter 2023 – Paris
Robot anjing Spot dari Boston Dynamics tampil di runway, mencuri perhatian. Pesannya: “Teknologi dan manusia bisa harmonis.” -
Schiaparelli Spring/Summer 2024 – Paris
Maggie Maurer menggendong robot baby berhias kristal dan sirkuit—simbol simbiosis manusia-AI. -
Giuseppe di Morabito – Milan Fashion Week
Dibuka oleh Ameca, robot humanoid canggih yang membaca puisi filosofis sebelum berinteraksi dengan model Yasmin Wijnaldum. Vogue menyebutnya “momen yang menggugah masa depan fashion.” -
NMTG – Shanghai Fashion Week
Menampilkan Unitree G1, robot humanoid setinggi 127 cm dengan 43 sendi motorik dan dukungan machine learning. Tema: gabungan cyberpunk dan budaya Evenki.
Apa Selanjutnya? Fashion + Robot = Masa Depan
-
Menurut WGSN dan Fashionating World, robot akan terlibat lebih jauh dalam proses kreatif dan interaksi konsumen dalam 5–10 tahun ke depan.
-
Ameca dan teman-temannya bisa menjadi model toko, konsultan gaya, hingga duta merek AI.
-
Bahkan, busana khusus untuk robot bisa diciptakan—bukan hanya estetik, tapi juga menyembunyikan sensor dan sirkuit.
Creative studios kini mengembangkan “Digital Twin Robots”: model robotik dengan ukuran tubuh manusia yang bisa dicoba langsung oleh desainer secara digital—ramah lingkungan dan hemat waktu.
Intinya?
Dunia mode sedang memasuki babak baru, di mana robot bukan hanya aksesori, tapi kolega dan rekan kreatif. Dari catwalk ke ruang desain, kolaborasi antara desainer, insinyur robotik, dan AI mulai membentuk masa depan fashion yang benar-benar tak terduga.
(HL)
Editor : Priska Watung