Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Game Shooter 2025 Ini Super Gila! Wardeka Lokal juga Ikut Genggam Perhatian!

Priska Watung • Senin, 4 Agustus 2025 | 19:35 WIB

Game Arc Raiders
Game Arc Raiders

Genre game shooter makin panas tahun ini dengan banyak judul baru yang siap dirilis.

Salah satu game yang sudah mengundang perhatian global adalah Arc Raiders, shooter ekstraksi PvPvE yang dirilis 30 Oktober 2025. Pemain berperan sebagai raider yang mengeksplor permukaan bumi pasca-invasi robot ARC.

Arc Raiders menawarkan gameplay 30 menit per match dengan misi ambil loot, bertarung melawan AI dan pemain lain, plus sistem kemajuan karakter permanen.

Kemudian datang Marathon, reboot seri klasik Bungie yang kini jadi mode ekstraksi online berkelompok. Awalnya dijadwalkan rilis September 2025, kini diundur ke awal 2026.

Dalam Marathon, tim tiga orang berjalan sebagai runner yang menyelesaikan kontrak faksi sambil bersaing dan bertahan hidup di planet Tau Ceti IV.

Lebih dekat ke franchise besar ialah Battlefield 6, bakal dirilis 10 Oktober 2025 di PC, PS5, dan Xbox. Ini jadi kebangkitan setelah kegagalan Battlefield 2042.

Battlefield 6 hadir dengan mode campuran destruktif klasik, crossplay, kelas tentara seperti Assault dan Recon, serta beta terbuka di Agustus.

Tidak ketinggalan, Killing Floor 3 dijadwalkan rilis 24 Juli 2025. Shooter survival ini menantang hingga enam pemain melawan gelombang makhluk bioengineered berbahaya.

Gameplay-nya punya fitur “Zed Time” yang memperlambat waktu saat banyak musuh mendekat—membuat aksi makin dramatis.

Rilisan indie juga menarik perhatian, seperti Moros Protocol—FPS sci-fi horror dengan gaya visual pixel 3D ala Doom 3. Target rilis musim gugur 2025.

Moros Protocol menggabungkan irama cepat ala Hotline Miami dan atmosfer mencekam seperti Dead Space.

Ada juga Wildgate, game FPS ekstraksi luar angkasa dari mantan tim Blizzard. Pemain jadi Prospector yang tawar-menawar artefak di lingkungan procedural. Rilis 2025.

Semua game ini jadi sorotan utama pasar global tahun ini. Namun, dunia game shooter lokal juga tidak mau kalah.

Game Indonesia Wardeka: Battleground juga sedang naik daun di komunitas lokal. Meski belum masuk rilisan global, gameplay-nya menggabungkan estetika budaya Nusantara dan mode 5v5 ranking kompetitif.

Jika developer Wardeka mau hadirkan update besar akhir tahun ini, bisa ikut irama peluncuran global shooter lainnya.

Meski giringan besar seperti Arc Raiders atau Battlefield, Wardeka punya poin unik: identitas lokal yang membedakannya dari shooter mainstream.

Bila Wardeka berhasil menembus pasar Asia Tenggara atau Eropa lewat dukungan publisher, itu prestasi besar.

Dengan tren game extraction, survival horror, dan FPS modern, pasar terbuka bagi variasi gameplay—termasuk dari game lokal.

Untuk gamer TMPer yang penasaran, track rilis resmi di situs PC Gamer dan GameSpot sangat disarankan.

Baca Juga: Afterlove EP: Visual Novel Indonesia Rilis di PS5 & Xbox, Ceritanya Bikin Baper Banget!

Wardeka yang bersiap hadir dengan fitur khas lokal bisa menjadikan nama Indonesia lebih dilihat di komunitas shooter internasional.

Jadi, sementara kamu menunggu Arc Raiders, Battlefield 6, atau Killing Floor 3 dirilis, jangan lupa lirik Wardeka.

Indonesia bisa punya game shooter sendiri yang tak kalah menarik—bahkan mungkin jadi hit di negeri sendiri dan Asia.

(at)

Editor : Priska Watung
#Battlefield 6 #Bigdade Wardeka #Wardeka #ARC Raiders #xbox #game shooter