Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

WOW! Aplikasi Pemanggil Arwah di Playstore: Serius atau Cuma Gimmick?

Priska Watung • Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:30 WIB
Ghost Detector Radar Simulator
Ghost Detector Radar Simulator

GORONTALO POST - Di era serba digital, semua hal bisa dilakukan lewat ponsel, termasuk hal-hal yang terkesan mistis.

Belakangan ini, muncul banyak aplikasi di Playstore yang mengklaim bisa "memanggil arwah" atau "berkomunikasi dengan makhluk tak kasat mata".

Aplikasi ini biasanya dikemas dalam bentuk Ghost Detector, Spirit Box, atau Spirit Board.

Beberapa bahkan menampilkan desain menyeramkan, lengkap dengan suara-suara gaib atau getaran ponsel yang mendadak.

Bagi banyak anak muda, aplikasi-aplikasi seperti ini menjadi semacam tantangan horor iseng di malam hari.

Namun pertanyaannya, apakah aplikasi ini benar-benar berfungsi? Atau cuma gimmick untuk hiburan semata?

Spirit Box adalah salah satu istilah yang sering muncul. Ini adalah alat (atau aplikasi) yang konon digunakan untuk menangkap frekuensi suara dari dunia lain.

Biasanya, aplikasi ini akan memutar suara acak seperti frekuensi radio, lalu memunculkan suara-suara samar yang dianggap sebagai "komunikasi arwah".

Namun menurut ahli teknologi suara, seperti dijelaskan di laman Wired, suara-suara tersebut biasanya hanya manipulasi dari database audio yang sudah diprogram sebelumnya.

Baca Juga: Misteri Hutan Larangan: Warisan Budaya dan Mistis

Sebagian besar aplikasi "pendeteksi hantu" tidak benar-benar mendeteksi makhluk halus, melainkan hanya memanfaatkan sensor magnetik atau akselerometer di HP untuk memberikan ilusi.

Artinya, saat HP kamu tiba-tiba bergetar atau layar berubah warna, itu sebenarnya hanya efek visual atau suara buatan yang sudah diatur oleh sistem aplikasi.

Tapi, banyak pengguna tetap merasa "dihantui" setelah mencoba. Ini mungkin karena efek psikologis bernama suggestion bias, yaitu saat seseorang percaya akan suatu hal, maka pikirannya bisa membuatnya merasa itu benar-benar terjadi.

Misalnya, kalau kamu yakin aplikasi bisa memanggil hantu, maka saat suara aneh muncul, kamu akan menganggap itu suara makhluk halus. Padahal bisa jadi itu hanya suara dari aplikasi atau lingkungan sekitarmu.

Fenomena ini makin ramai di TikTok dan YouTube, di mana banyak konten kreator mencoba aplikasi tersebut dan merekam reaksi ketakutan mereka.

Salah satu aplikasi yang sempat viral adalah “Ghost Detector Radar Simulator” yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali di Playstore.

Namun dalam deskripsi aplikasinya, pengembang menulis bahwa ini hanya aplikasi hiburan dan tidak untuk digunakan secara serius.

Meskipun begitu, tak sedikit pengguna yang tetap merasa terganggu setelah menggunakannya, bahkan sampai merasa rumah mereka jadi “angker”.

Fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana teknologi bisa ikut "menghidupkan" hal-hal berbau mistis, terutama di kalangan remaja.

Pakar psikologi anak dan remaja, Dr. Ratih Ibrahim, pernah menyebut bahwa anak-anak yang sering terpapar konten horor bisa mengalami kecemasan dan sulit tidur.

Karena itu, sangat penting bagi anak-anak SMP dan remaja untuk memahami bahwa aplikasi semacam ini bukan hal nyata.

Lebih dari itu, jangan sampai keisengan menggunakan aplikasi mistis malah membuat kita takut berlebihan atau sampai percaya hal-hal yang tidak logis.

Gunakan teknologi dengan bijak, dan kalau mau seru-seruan horor, pastikan kita tetap tahu mana hiburan dan mana yang hanya rekayasa.

(ed)

Editor : Priska Watung
#fakta #GhostDetector #AplikasiHoror #mitos #TeknologiMistis