Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Percaya Takhayul Bisa Berujung Celaka, Dari Ritual Aneh hingga Penipuan Berkedok Mistis

Nur Fadilah • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 14:24 WIB

 

Ilustrasi takhayul (lookstudio/Freepik)
Ilustrasi takhayul (lookstudio/Freepik)

GORONTALOPOST
-Di era teknologi yang semakin canggih, takhayul ternyata masih memiliki tempat di hati sebagian orang.

Mulai dari ritual aneh untuk mengusir sial, hingga membeli benda-benda yang diyakini membawa keberuntungan, fenomena ini terus bertahan dari generasi ke generasi. Namun, di balik keyakinan tersebut, tersimpan bahaya yang kerap luput dari perhatian.

1. Ritual Aneh yang Berisiko

Beberapa orang rela melakukan hal-hal ekstrem demi menghindari nasib buruk. Misalnya, berjalan mundur mengelilingi rumah saat malam tertentu, atau membakar benda-benda pribadi untuk "menghapus energi negatif".

Aktivitas seperti ini bukan hanya tidak masuk akal, tetapi bisa membahayakan diri sendiri, apalagi jika melibatkan api, bahan berbahaya, atau lokasi yang tidak aman.

2. Kerugian Finansial yang Tidak Sedikit

Kepercayaan pada takhayul sering dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ada yang menjual “jimat keberuntungan” atau “minyak pengasihan” dengan harga jutaan rupiah. Tak jarang, korban sampai menjual harta benda demi mengikuti ritual atau membeli benda yang dianggap sakti. Padahal, semua itu tidak pernah terbukti secara ilmiah.

3. Jadi Korban Penipuan dan Manipulasi

Oknum “dukun gadungan” atau “orang pintar palsu” kerap memanfaatkan rasa takut dan keinginan cepat kaya untuk menipu korban. Mereka membuat skenario menakutkan seperti ancaman celaka atau gangguan mistis lalu menawarkan solusi yang tentu saja berbayar mahal. Banyak korban yang akhirnya terjebak dalam lingkaran manipulasi ini, bahkan mengalami kerugian berkali lipat.

4. Dampak Psikologis dan Sosial

Percaya buta pada takhayul dapat memengaruhi pola pikir seseorang. Orang menjadi mudah cemas, paranoid, bahkan mengambil keputusan penting berdasarkan ramalan atau mimpi, bukan pertimbangan logis. Dalam jangka panjang, ini dapat merusak hubungan sosial, karier, hingga kualitas hidup.

Mengganti Takhayul dengan Logika

Alih-alih terjebak dalam mitos, lebih baik membangun pola pikir kritis dan berbasis fakta. Saat menghadapi masalah, carilah solusi rasional entah itu melalui ilmu pengetahuan, konsultasi dengan ahli, atau belajar dari pengalaman. Ingat, keberuntungan sejati datang dari kerja keras, perencanaan matang, dan doa, bukan dari benda atau ritual tanpa dasar.(jpg)

 

Editor : Nur Fadilah
#takhayul #kerugian