Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Tidur Saat Magrib: Konon Bisa Dimasuki Makhluk Halus, Ternyata Ada Penjelasan Psikologisnya!

Priska Watung • Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Photo
Photo

GORONTALOPOST - Tidur di waktu magrib sering dianggap sebagai pantangan di berbagai daerah di Indonesia.

Di Jawa, larangan ini sudah jadi bagian dari ajaran turun-temurun dari orang tua kepada anak-anak.

Menurut kepercayaan, tidur saat magrib bisa membuat seseorang “dimasuki” makhluk halus atau roh penasaran.

Ada pula yang percaya, roh-roh ini bisa membuat kita sakit, malas, atau bahkan mengalami gangguan tidur berkepanjangan.

Di Bugis dan Makassar, larangan tidur di waktu senja dikaitkan dengan kepercayaan bahwa saat itu dunia manusia dan gaib saling berdekatan.

Waktu magrib sendiri secara tradisi dianggap sebagai “jam rawan” di mana energi gaib lebih kuat.

Namun, menurut ahli kesehatan, larangan ini punya alasan biologis yang masuk akal.

Tidur terlalu sore bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh, membuat kita susah tidur malam dan mengacaukan pola istirahat.

Psikolog juga menilai, tidur di waktu senja membuat tubuh “keliru” membedakan kapan harus beristirahat panjang dan kapan harus aktif.

Bahkan, penelitian menunjukkan tidur sore yang terlalu lama bisa membuat kita bangun dengan rasa pusing dan lemas.

Dari sisi agama, waktu magrib adalah saat yang dianjurkan untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga: Duduk di Depan Pintu: Mitos yang Katanya Bisa Halangi Jodoh, Ternyata Ada Alasannya!

Beberapa orang tua menggunakan larangan ini untuk membuat anak-anak lebih disiplin saat waktu shalat tiba.

Cerita mistis pun sering dipakai untuk memperkuat larangan ini, seperti kisah anak yang tidak bangun lagi setelah tidur magrib.

Di desa-desa, mitos ini tetap dipegang teguh, meskipun alasan sebenarnya sering kali lebih ke arah kebiasaan dan etika.

Meski tidak ada bukti ilmiah soal gangguan makhluk halus, kebiasaan ini tetap bertahan karena dianggap membawa ketertiban.

Bagi sebagian orang, menghindari tidur magrib juga membantu menjaga energi dan konsentrasi di malam hari.

Namun, jika tubuh benar-benar lelah, tidur sebentar saat magrib tidak berbahaya asalkan tidak berlebihan.

Jadi, larangan ini adalah kombinasi antara mitos, tradisi, dan alasan kesehatan yang saling melengkapi.

Apakah kamu termasuk yang masih percaya pamali ini atau sudah santai saja?

(rm)

Editor : Priska Watung
#psikologi tidur #tradisi jawa #pamali indonesia #kesehatan pola istirahat #mitos tidur magrib