GORONTALOPOST - Update keamanan terbaru Windows 11 kembali memunculkan masalah—dan kali ini yang jadi korban adalah SSD. Beberapa pengguna melaporkan bahwa setelah menginstal pembaruan KB5063878, SSD mereka mendadak tidak terdeteksi oleh sistem setelah melakukan transfer data dalam jumlah besar.
Salah satu pengguna X (Twitter), @Necoru_cat, membagikan pengalaman pahitnya saat memperbarui game Cyberpunk 2077. Di tengah proses update, tiba-tiba SSD-nya hilang dari sistem, dan setelah restart, partisi-nya tak lagi terbaca.
Dari pengujian internal dan benchmarking sementara, ditemukan bahwa:
-
Masalah muncul saat ada proses tulis (write) data lebih dari 50GB secara terus-menerus
-
Sistem operasi gagal mengenali SSD setelah proses tersebut
-
Restart komputer membuat partisi SSD hilang dan tak bisa diakses
-
Umumnya terjadi pada SSD yang menggunakan Phison controller, meski tidak semua model terdampak
Berikut adalah daftar SSD yang dilaporkan terkena dampaknya:
-
Corsair Force MP600
-
SSD dengan Phison PS5012-E12 controller
-
KIOXIA EXCERIA PLUS G4
-
Fikwot FN955
-
SanDisk Extreme PRO M.2 NVMe 3D SSD
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Microsoft maupun produsen SSD, gejala ini cukup meresahkan, terutama bagi pengguna yang sering menulis data besar—entah untuk game, rendering video, atau backup file kerja.
Kemungkinan penyebab:
-
Masalah ada di storage driver atau regression pada level kernel yang memperlakukan proses tulis panjang secara keliru, membuat controller "hang" dan SSD menghilang dari sistem.
Saran untuk pengguna:
-
Hindari proses tulis file besar (misalnya backup 50GB atau update game besar) hingga ada pembaruan lanjutan dari Microsoft
-
Jika SSD kamu termasuk dalam daftar di atas, lebih baik ekstra hati-hati
-
Pertimbangkan untuk menunda update KB5063878, jika belum menginstalnya
(HL)
Editor : Priska Watung