Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Tidur di Lantai Bisa Bikin Masuk Angin atau Didatangi Makhluk Halus? Mitos atau Fakta Mengejutkan!

Priska Watung • Kamis, 21 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Photo
Photo

GORONTALOPOST - Banyak orang percaya kalau tidur di lantai bisa bikin tubuh gampang sakit. Ada juga yang menambahkan, tidur di lantai bisa mengundang makhluk halus.

Cerita ini sudah lama ada di masyarakat kita, khususnya di desa-desa. Anak-anak sering diingatkan agar tidak tidur di lantai.

Alasannya sederhana, orang tua bilang nanti bisa "masuk angin". Bahkan ada yang menakut-nakuti dengan cerita roh halus yang lewat.

Masuk angin sendiri adalah istilah khas Indonesia. Biasanya dikaitkan dengan badan meriang, perut kembung, dan rasa tidak enak badan.

Menurut dokter, tidur di lantai memang bisa memengaruhi kesehatan. Udara dingin yang naik dari lantai bisa membuat tubuh kaku dan gampang pilek.

Dilansir dari Halodoc, tidur di lantai dalam waktu lama bisa menyebabkan nyeri sendi, terutama pada orang yang punya masalah tulang belakang.

Selain soal kesehatan, mitos tentang gangguan makhluk halus juga sering diceritakan. Katanya, lantai jadi jalur pergerakan roh gentayangan di rumah.

Beberapa orang percaya, roh penunggu rumah lebih sering melintas di bagian bawah. Tidur di lantai dianggap "menghalangi jalan" mereka.

Cerita horor ini membuat sebagian orang enggan tidur di lantai, meskipun cuaca panas sekalipun.

Ada juga kepercayaan kalau roh halus bisa lebih mudah mengganggu manusia yang posisinya lebih rendah dari kasur.

Di Jawa, mitos ini sangat kuat. Orang tua sering mengingatkan anak-anaknya agar selalu tidur di ranjang meski seadanya.

Namun, ada juga yang percaya tidur di lantai justru baik. Tubuh terasa lebih segar karena suhu lantai lebih dingin dibanding kasur.

Beberapa penelitian di luar negeri bahkan menyebut tidur di permukaan keras bisa membantu memperbaiki postur tubuh.

Tetapi, tetap saja, tidur langsung di lantai tanpa alas bisa meningkatkan risiko terpapar bakteri dan debu.

Karena itu, sebagian orang memilih menggunakan tikar atau kasur tipis ketika harus tidur di lantai.

Mitos soal roh halus mungkin tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Tapi kepercayaan itu masih hidup di banyak daerah sampai sekarang.

Cerita rakyat sering menambahkan bumbu agar anak-anak menurut. Misalnya, kalau nekat tidur di lantai, bisa didatangi "penunggu rumah".

Bagi sebagian orang, mitos ini dianggap hanya cara orang tua untuk menjaga kesehatan anak-anaknya.

Terlepas dari benar atau tidaknya, tidur di lantai tetap punya sisi positif dan negatif.

Jadi, mau percaya mitos atau tidak, yang jelas kesehatan tetap harus dijaga. Kalau mau tidur di lantai, sebaiknya pakai alas yang bersih dan tebal.

(rm)

Editor : Priska Watung
#TidurDiLantai #MasukAngin #CeritaMistis #MitosSehariHari #FaktaAtauMitos