Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mitos Pelit Minyak di Lampu: Katanya Bisa Mengundang Roh Jahat di Rumah

Priska Watung • Selasa, 26 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Photo
Photo

GORONTALOPOST - Banyak orang tua zaman dulu sering menegur anak-anaknya yang menyalakan lampu minyak dengan hanya sedikit minyak.

Mereka percaya, kebiasaan itu bisa membawa celaka karena dianggap mengundang roh jahat masuk ke dalam rumah.

Mitos ini sudah lama hidup di berbagai daerah di Indonesia, terutama di kampung-kampung yang masih menggunakan lampu minyak sebagai penerang.

Lampu minyak sendiri adalah penerangan sederhana dengan sumbu dan wadah berisi minyak tanah atau minyak kelapa.

Dalam budaya lama, lampu minyak tidak hanya dilihat sebagai sumber cahaya, tapi juga simbol kehidupan dan kehangatan rumah.

Karena itu, minyak yang hanya sedikit dianggap sama saja dengan memberi "makanan sedikit" untuk cahaya rumah.

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, roh halus suka mendatangi tempat yang remang-remang dan "setengah terang."

Lampu yang hampir padam dianggap membuka celah bagi roh jahat untuk masuk dan mengganggu penghuni rumah.

Baca Juga: Tidur di Lantai Bisa Bikin Masuk Angin atau Didatangi Makhluk Halus? Mitos atau Fakta Mengejutkan!

Cerita turun-temurun menyebutkan bahwa jika lampu dibiarkan pelit minyak, kadang terdengar suara aneh atau penghuni rumah bisa merasa merinding.

Ada juga kisah orang yang percaya bahwa arwah penasaran senang berkumpul di sekitar lampu redup karena menyerupai dunia mereka.

Namun, dari sisi logika, lampu yang kekurangan minyak memang bisa menimbulkan asap pekat dan membuat udara tidak sehat.

Asap itu bisa membuat orang pusing, batuk, atau sesak napas, sehingga memberi kesan "angker" atau tidak nyaman di rumah.

Bisa jadi mitos ini awalnya dibuat orang tua agar anak-anak tidak menyalakan lampu dengan minyak sedikit, demi kesehatan keluarga.

Selain itu, lampu minyak yang nyaris padam bisa menjadi berbahaya karena rawan jatuh dan memicu kebakaran.

Jadi, ada sisi rasional di balik mitos bahwa lampu harus selalu penuh minyak.

Meski begitu, cerita-cerita mistis tetap melekat, membuat sebagian orang sampai sekarang masih enggan berhemat minyak di lampu.

Dalam perkembangan zaman, saat listrik sudah jadi penerangan utama, mitos ini perlahan mulai ditinggalkan.

Tetapi di desa-desa yang masih memakai lampu minyak, sebagian orang masih menjaga tradisi ini dengan penuh keyakinan.

Mitos pelit minyak di lampu jadi salah satu contoh bagaimana kepercayaan lama melekat dalam aktivitas sehari-hari.

Antara mistis dan logika, cerita ini tetap jadi bagian dari kearifan lokal yang menarik untuk dipelajari.

(rm)

Editor : Priska Watung
#KepercayaanTradisional #mitos #CeritaMasyarakat #budaya #LampuMinyak