GORONTALOPOST - IBM dan AMD resmi berkolaborasi untuk menciptakan era baru dalam dunia komputasi. Mereka menggabungkan kekuatan quantum dengan superkomputasi.
Kolaborasi ini disebut sebagai quantum-centric supercomputing, yaitu penggabungan teknologi kuantum dan performa tinggi dalam satu arsitektur hybrid.
IBM menghadirkan teknologi kuantumnya, sementara AMD mendukung lewat CPU, GPU, dan akselerator AI canggih yang dimilikinya.
Tujuan utama kerja sama ini adalah menciptakan sistem komputasi yang lebih cepat, efisien, dan mampu memecahkan masalah kompleks yang sebelumnya sulit dipecahkan.
Dengan teknologi ini, riset dalam bidang obat, logistik, hingga pengembangan kecerdasan buatan bisa lebih cepat dilakukan.
IBM juga tengah mengembangkan quantum fault-tolerant pertama yang diharapkan siap pada akhir dekade ini.
Keputusan AMD untuk bergabung dengan IBM menambah optimisme besar di industri teknologi, terutama dalam ranah kuantum.
Para investor melihat langkah ini sebagai peluang besar menuju masa depan komputasi yang lebih revolusioner.
Selain mempercepat penemuan ilmiah, gabungan teknologi ini juga diyakini bisa mendorong efisiensi energi di superkomputer.
CEO IBM menyebut bahwa quantum kini semakin nyata dan bukan lagi mimpi jauh seperti dua dekade lalu.
Sementara itu, CEO AMD menekankan pentingnya kerja sama ini sebagai kesempatan besar untuk mempercepat inovasi global.
Kolaborasi IBM dan AMD juga terbuka untuk ekosistem open-source agar lebih banyak pengembang bisa ikut membangun algoritma kuantum.
Demonstrasi awal teknologi hybrid quantum-classical dijanjikan hadir pada akhir tahun ini.
Sistem ini memungkinkan simulasi molekul lebih cepat, yang penting untuk kesehatan, energi, dan pengembangan material baru.
Tidak hanya itu, teknologi ini juga bisa mempercepat aplikasi di sektor finansial, manufaktur, hingga optimisasi industri.
Meski ada skeptisisme dari sebagian pihak yang menilai quantum masih jauh, IBM dan AMD optimis hasilnya bisa dirasakan lebih cepat.
Gabungan dua raksasa teknologi ini menunjukkan bahwa fokus inovasi bukan hanya pada AI, tapi juga quantum.
Dengan dorongan teknologi ini, masa depan komputasi diperkirakan akan jauh lebih efisien, cerdas, dan cepat.
Jika berhasil, langkah IBM dan AMD akan menjadi fondasi baru untuk penelitian ilmiah global.
Kolaborasi ini bukan hanya simbol kerja sama dua perusahaan besar, tapi juga tanda perubahan besar di dunia teknologi. (ra)
Editor : Priska Watung