Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Terungkap! ‘Nano-Banana’ Google: Editor Gambar AI yang Bikin Wajah Sama, Emosi Tetap Sama!

Priska Watung • Kamis, 28 Agustus 2025 | 22:15 WIB

nano banana
nano banana

Google baru saja merilis teknologi terbaru bernama Gemini 2.5 Flash Image Editor, yang punya nama unik “Nano-Banana”.

Nama ini terdengar lucu, tapi jangan salah. Di balik namanya, ada kemampuan AI yang bikin banyak orang tercengang.

Teknologi ini bisa menjaga konsistensi karakter dalam gambar atau ilustrasi. Artinya, wajah tokoh bisa tetap sama meskipun dibuat di banyak gambar berbeda.

Biasanya, editor gambar AI suka bikin wajah berubah-ubah. Kadang bentuk hidung berbeda, atau mata tidak mirip. Dengan Nano-Banana, masalah itu bisa diatasi.

Menurut eWeek, fitur ini sangat cocok dipakai seniman digital, komikus, dan kreator konten yang ingin karakter mereka tampil konsisten.

Bayangkan kamu bikin komik dengan 20 panel, tapi wajah tokoh selalu berubah. Nah, dengan Nano-Banana, hal itu bisa dicegah.

Google juga mengklaim editor ini bisa menjaga emosi karakter. Jadi, kalau wajah sedang tersenyum, ekspresinya tidak akan tiba-tiba berubah di panel berikutnya.

Dilansir dari EdexLive, CEO Google Sundar Pichai bahkan ikut merayakan peluncuran teknologi ini. Ia menyebutnya sebagai “lompatan besar” dalam dunia AI kreatif.

Selain menjaga wajah dan ekspresi, Nano-Banana juga bisa memperbaiki detail kecil. Misalnya, baju, rambut, atau latar belakang yang tadinya berantakan jadi lebih rapi.

Teknologi ini dibangun di atas model Gemini 2.5, salah satu model AI terbaru Google yang diklaim lebih cepat dan lebih cerdas dari versi sebelumnya.

Untuk anak muda yang suka bikin fanart atau ilustrasi digital, Nano-Banana bisa jadi alat yang sangat membantu.

Tak hanya untuk seniman, editor ini juga bisa dipakai untuk marketing digital. Brand bisa membuat maskot atau karakter yang sama untuk berbagai kampanye.

Menurut eWeek, salah satu tantangan besar AI gambar adalah konsistensi. Nano-Banana hadir untuk memecahkan masalah ini.

Banyak pengguna AI sebelumnya mengeluh, karena hasil gambar tidak stabil. Kadang mirip, kadang sama sekali berbeda.

Dengan hadirnya Nano-Banana, Google ingin membuktikan bahwa AI tidak hanya sekadar menghasilkan gambar indah, tapi juga konsisten dan bisa diandalkan.

Meski begitu, ada juga pertanyaan soal privasi. Bagaimana jika teknologi ini disalahgunakan untuk membuat gambar orang tanpa izin?

Google mengatakan pihaknya sudah menambahkan sistem keamanan, termasuk filter untuk mencegah penggunaan yang salah.

Baca Juga: Detoks Digital 1 Jam Sehari Bisa Bikin Hidupmu Lebih Tenang & Pikiran Lebih Jernih

Sejumlah pakar teknologi menilai Nano-Banana bisa menjadi awal dari era baru ilustrasi digital berbasis AI.

Namun tetap saja, tanggung jawab ada di tangan pengguna. Teknologi canggih ini harus dipakai untuk hal yang positif, bukan untuk menipu orang.

Peluncuran Nano-Banana ini membuat dunia AI semakin ramai. Tidak heran, banyak yang menyebut Google sedang “memimpin balapan AI kreatif”.

(at)

Editor : Priska Watung
#ai #Nano Banana #teknologi digital #google ai #gemini