GORONTALO POST - Eyelash extension kini jadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita.
Bulu mata palsu yang dipasang secara semi permanen membuat tampilan mata lebih tegas.
Banyak orang merasa lebih percaya diri setelah memakai eyelash extension.
Tak heran, tren ini makin populer di kalangan remaja hingga wanita dewasa.
Baca Juga: Gaya Keren dengan Topi, Risiko Botak di Depan Mata?
Namun, kebiasaan menggunakan eyelash extension setiap hari bisa berisiko.
Pemasangan bulu mata palsu yang terlalu sering dapat mengganggu kesehatan mata.
Salah satu risiko yang sering terjadi adalah iritasi pada kelopak mata.
Lem khusus yang digunakan kadang menimbulkan reaksi alergi.
Hal ini menyebabkan mata merah, gatal, hingga bengkak.
Selain itu, penggunaan berulang bisa melemahkan bulu mata asli.
Bulu mata asli bisa rontok karena terlalu sering ditempeli extension.
Jika terus berlanjut, bulu mata bisa menjadi tipis dan sulit tumbuh kembali.
Eyelash extension juga bisa memicu infeksi mata.
Debu dan kotoran mudah menempel di sela-sela bulu mata palsu.
Jika kebersihannya tidak dijaga, risiko infeksi semakin besar.
Beberapa ahli menyebutkan bahwa pemakaian terlalu lama bisa menyebabkan konjungtivitis.
Selain kesehatan, biaya perawatan juga cukup tinggi.
Eyelash extension butuh perawatan rutin agar tetap rapi dan tidak cepat rusak.
Jika dilakukan setiap hari, tentu pengeluaran semakin besar.
Meskipun tampak indah, efek samping dari kebiasaan ini tidak boleh diabaikan.
Dokter mata menyarankan untuk memberi jeda sebelum pasang ulang eyelash extension.
Hal ini bertujuan agar bulu mata asli bisa beristirahat dan tumbuh sehat.
Alternatif yang lebih aman adalah menggunakan maskara atau bulu mata palsu sekali pakai.
Dengan begitu, penampilan tetap menarik tanpa merusak kesehatan mata.
Kesimpulannya, eyelash extension boleh saja jadi tren, tapi jangan sampai membahayakan.
Bijaklah dalam penggunaannya agar kesehatan tetap terjaga.
(ed)
Editor : Priska Watung