GORONTALO POST - Kuku yang rapi memang terlihat lebih bersih dan nyaman.
Namun, sebagian orang sering menggunting kuku terlalu pendek hingga mendekati daging.
Kebiasaan ini ternyata bisa menimbulkan masalah kesehatan pada jari.
Menggunting kuku terlalu dekat dengan daging dapat menyebabkan luka kecil yang tidak terlihat.
Luka ini bisa menjadi pintu masuk bagi kuman dan bakteri.
Jika kuman masuk, risiko infeksi pada jari akan semakin tinggi.
Salah satu infeksi yang sering terjadi adalah paronikia, yaitu infeksi di sekitar kuku.
Baca Juga: Manfaat Menggunting Kuku: Kecil Tapi Penting untuk Kesehatan
Paronikia bisa membuat jari bengkak, merah, bahkan terasa nyeri.
Selain itu, kuku yang terlalu pendek bisa tumbuh ke dalam kulit.
Kondisi ini dikenal sebagai "kuku tumbuh ke dalam" atau ingrown nail.
Ingrown nail biasanya terjadi pada kuku kaki, khususnya jempol.
Gejalanya meliputi rasa sakit, bengkak, dan kadang bernanah.
Jika tidak segera ditangani, kuku tumbuh ke dalam bisa menyebabkan infeksi serius.
Bahkan dalam kasus tertentu, bisa memerlukan tindakan medis untuk memperbaikinya.
Menggunting kuku terlalu pendek juga bisa membuat jari terasa lebih sensitif.
Hal ini karena bagian kulit yang biasanya terlindungi kuku menjadi terbuka.
Untuk mencegahnya, sebaiknya gunting kuku dengan menyisakan sedikit bagian putih di ujungnya.
Selain itu, gunakan gunting kuku yang tajam dan bersih agar hasilnya lebih rapi.
Rutin menjaga kebersihan kuku akan membuat jari tetap sehat tanpa risiko cedera.
Dengan cara ini, kuku bisa tetap rapi tanpa membahayakan kesehatan jari.
(ed)
Editor : Priska Watung