Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kebiasaan Ini Bikin Otak dan Tubuh Gak Sinkron! Kok Bisa, Ya?

Priska Watung • Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:57 WIB

GORONTALO POST - Pernah merasa tubuh kamu udah capek banget, tapi otak masih muter terus mikirin banyak hal?

Nah, itu tandanya otak dan tubuh kamu lagi nggak sinkron alias nggak jalan bareng.

Kondisi ini sering terjadi tanpa kamu sadari, terutama kalau kamu punya kebiasaan yang bikin ritme tubuh jadi kacau.

Otak dan tubuh sebenarnya punya sistem alami yang disebut ritme sirkadian.

Ritme ini ngatur kapan kamu bangun, makan, belajar, dan kapan kamu harus istirahat.

Kalau ritme ini terganggu, otak bisa ngirim sinyal yang salah ke tubuh.

Misalnya, tubuh udah pengen istirahat tapi otak masih berpikir kamu harus tetap aktif.

Salah satu penyebab paling umum adalah kebiasaan begadang dan tidur nggak teratur.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Hidung Tersumbat!

Begadang bikin jam biologis tubuh rusak, sehingga otak kehilangan “jadwal” alami untuk istirahat.

Selain itu, kebiasaan main HP sebelum tidur juga jadi masalah besar.

Cahaya biru dari layar HP bisa menghambat hormon melatonin, yaitu hormon yang bikin kamu ngantuk.

Kalau melatonin terhambat, kamu bisa susah tidur dan bangun dalam keadaan lemas.

Selain layar HP, makan tidak teratur juga bisa bikin otak dan tubuh nggak sejalan.

Misalnya, kalau kamu sering melewatkan sarapan atau makan terlalu malam, kadar gula darah jadi nggak stabil.

Tubuh bisa jadi lemas, tapi otak malah overaktif karena nggak dapet nutrisi cukup.

Kebiasaan kurang gerak juga punya dampak besar.

Kalau kamu jarang olahraga atau bahkan jarang jalan kaki, otak kehilangan ritme alami yang bantu tubuh tetap seimbang.

Gerakan fisik ternyata bisa bantu otak mengatur emosi, fokus, dan energi.

Selain itu, multitasking berlebihan juga bisa bikin otak dan tubuh nggak sinkron.

Saat kamu ngerjain banyak hal sekaligus, otak jadi kewalahan, tapi tubuh belum siap ngikutin perintahnya.

Hal ini bisa bikin kamu cepat lelah dan susah fokus dalam jangka panjang.

Kebiasaan overthinking sebelum tidur juga termasuk penyebabnya.

Otak yang terus berpikir bikin tubuh susah beristirahat, padahal itu waktu penting untuk memperbaiki energi.

Tubuh sebenarnya butuh waktu tenang sebelum tidur supaya otak bisa “shutdown” perlahan.

Selain faktor fisik, stres berlebihan juga bikin sinyal antara otak dan tubuh terganggu.

Kalau stres terus-menerus, hormon kortisol naik dan tubuh seolah terus berada dalam mode siaga.

Akibatnya, kamu jadi gampang gelisah, sulit tidur, dan cepat capek.

Kabar baiknya, otak dan tubuh bisa disinkronkan lagi dengan kebiasaan sederhana.

Pertama, atur jam tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan.

Kedua, batasi layar minimal satu jam sebelum tidur agar otak punya waktu untuk tenang.

Ketiga, makan makanan bergizi seimbang dan hindari junk food berlebihan.

Keempat, luangkan waktu olahraga ringan setiap hari biar tubuh dan otak punya ritme yang seimbang.

Terakhir, lakukan relaksasi ringan seperti napas dalam, journaling, atau dengar musik sebelum tidur.

Dengan begitu, otak dan tubuh bisa kembali bekerja sama, dan kamu akan merasa lebih segar serta fokus setiap hari.

Mulai sekarang, yuk ubah kebiasaan kecil yang bikin otak dan tubuh kamu nggak sejalan!

(ed)

Editor : Priska Watung
#hp #GayaHidup #kebiasaan #begadang #tidur