GORONTALOPOST - Belum genap setahun setelah peluncuran Galaxy S25, rumor tentang Samsung Galaxy S26 mulai menyeruak dan mengguncang dunia teknologi. Meski masih dalam tahap awal, bocoran yang beredar menyiratkan bahwa seri terbaru ini akan membawa lompatan performa terbesar dalam sejarah Galaxy S-series.
Rumor yang Bikin Bingung, Tapi Menarik
Seperti biasa, bocoran Galaxy baru selalu diiringi kebingungan:
-
Rumor tentang Galaxy S26 Pro sempat muncul, namun kini sudah dibantah.
-
Ada pula isu bahwa Samsung akan mengganti model Plus dengan Edge, tapi laporan terbaru justru menyebutkan seri Edge tidak akan kembali.
Walau begitu, penggemar tetap bisa berharap pada tiga varian utama: Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra.
Kembalinya Sang "Anak Hilang" — Exynos!
Menurut laporan Korea Economic Daily, Samsung akan kembali mengandalkan chipset buatannya sendiri, yaitu Exynos 2600. Chip ini akan digunakan di sekitar 50% unit Galaxy S26 di Korea Selatan dan Eropa, sementara pasar AS, Jepang, dan Tiongkok akan tetap mendapat versi dengan chip Qualcomm.
Langkah ini menandai kembalinya Exynos setelah sempat absen sejak Galaxy S22. Sebelumnya, Samsung lebih memilih chipset Qualcomm di seri Galaxy S23 hingga S25.
Exynos 2600 — Janji Performa Monster
Chipset Exynos 2600 ini diproduksi langsung oleh Samsung Foundry dengan teknologi fabrikasi 2nm, menjanjikan efisiensi dan kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya.
Berikut bocoran performanya:
-
NPU (Neural Processing Unit) diklaim 6x lebih cepat dari Apple A19 Pro
-
30% lebih cepat dari chipset flagship Qualcomm
-
CPU multi-core meningkat 14%
-
GPU naik hingga 75% lebih kuat, bahkan 29% lebih unggul dari Qualcomm
Jika klaim ini benar, Galaxy S26 bisa menjadi smartphone Android paling bertenaga di pasar tahun depan.
Tantangan: Panas & Efisiensi
Exynos generasi lama dikenal dengan masalah panas berlebih. Tapi dengan proses 2nm dan NPU yang lebih efisien, banyak yang berharap Exynos 2600 akan menepis reputasi buruknya.
Samsung tampaknya sedang menyiapkan senjata pamungkas untuk bersaing dengan Apple dan Qualcomm. Jika semua bocoran ini benar, Galaxy S26 bisa jadi tonggak sejarah baru — bukan hanya untuk Samsung, tapi juga dunia smartphone Android secara keseluruhan.
(HL)
Editor : Priska Watung