GORONTALOPOST - Mulai 1 Maret 2026, Play Store akan menampilkan peringatan khusus untuk aplikasi yang terlalu rakus menguras baterai. Jadi, kalau aplikasi kamu suka bikin HP cepat panas dan drop baterai, bersiaplah masuk daftar merah Google!
Langkah ini didukung oleh metrik baru bernama “Excessive Partial Wake Locks”, hasil kolaborasi antara Google dan Samsung. Metrik ini dirancang untuk memantau aplikasi yang terlalu sering “membangunkan” ponsel dari mode tidur — salah satu penyebab utama baterai cepat habis.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Google kini punya cara menghitung seberapa “serakah” sebuah aplikasi terhadap baterai:
-
Jika suatu aplikasi memegang wake lock lebih dari 2 jam total dalam 24 jam, itu dianggap berlebihan.
-
Google menyebut aplikasi “berperilaku buruk” jika lebih dari 5% sesi pengguna dalam 28 hari terakhir menunjukkan aktivitas berlebihan ini.
-
Jika melewati batas itu, aplikasi bisa hilang dari rekomendasi utama di Play Store.
-
Bahkan, Google dapat menampilkan peringatan berwarna merah di halaman aplikasi:
“Aplikasi ini mungkin menggunakan lebih banyak baterai dari yang diharapkan karena aktivitas latar belakang yang tinggi.”
Langkah Serius dari Google
Sebelum resmi diluncurkan, fitur ini sempat diuji coba dalam versi beta sejak April. Selama periode itu, Google menerima banyak masukan dari pengembang aplikasi dan menyempurnakan algoritmanya agar lebih akurat dan adil.
Kolaborasi dengan Samsung dinilai krusial, karena produsen asal Korea Selatan itu dikenal memiliki data nyata soal kebiasaan pengguna dan konsumsi baterai pada perangkat Android.
Apa Dampaknya Bagi Pengguna & Developer?
-
Pengguna akan lebih mudah mengenali aplikasi yang berpotensi bikin baterai boros.
-
Developer dipaksa lebih disiplin dalam mengelola aktivitas background aplikasinya.
-
Aplikasi nakal bisa kehilangan visibilitas di Play Store, yang artinya berkurang potensi unduhan.
Mulai Maret 2026, Google bukan hanya menjaga kualitas aplikasi dari sisi keamanan dan privasi, tapi juga dari efisiensi energi. Jadi, kalau ponselmu nanti tahan seharian penuh tanpa harus colok charger berkali-kali, bisa jadi ini hasil dari kebijakan baru Google Play.
(HL)
Editor : Priska Watung