GORONTALO POST - Pernah dengar buah kepel? Buah asli Indonesia ini memang tidak sepopuler mangga atau durian, tapi jangan salah — manfaatnya luar biasa dan dulu hanya dikonsumsi kalangan bangsawan!
Buah dengan nama ilmiah Stelechocarpus burahol ini banyak ditemukan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dulu, kepel dikenal sebagai buah khas para putri keraton, karena dipercaya bisa membuat tubuh wangi alami dari dalam.
Namun, manfaat buah kepel tak hanya itu. Kandungan nutrisinya sangat kaya — mulai dari antioksidan, vitamin C, vitamin E, hingga mineral seperti kalium dan kalsium.
Salah satu manfaat utama kepel adalah menjaga kesehatan ginjal dan kandung kemih.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah kepel secara rutin dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko batu ginjal.
Baca Juga: Buah Gandaria: Asam Manisnya Bikin Segar, Ini Tips Konsumsi dan Manfaatnya!
Selain itu, buah ini juga berfungsi sebagai detoks alami, membantu tubuh membuang racun melalui proses metabolisme yang lebih lancar.
Kandungan vitamin C-nya membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan menjaga kulit tetap cerah serta lembap.
Antioksidan alami dalam kepel juga berperan dalam melawan radikal bebas, menjaga sel tubuh tetap sehat, dan memperlambat tanda-tanda penuaan.
Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, buah kepel juga mendukung keseimbangan hormon alami wanita. Tak heran jika dulu buah ini disebut “buah kecantikan para putri.”
Rasa buah kepel unik — perpaduan manis, sedikit sepat, dan beraroma khas yang menyegarkan. Biasanya dimakan langsung atau dijadikan minuman herbal tradisional.
Buah ini juga baik untuk pencernaan karena mengandung serat yang tinggi, membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.
Kandungan kalium dalam kepel membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
Meski jarang ditemukan di pasaran, buah kepel kini mulai dibudidayakan lagi karena kesadaran masyarakat akan manfaatnya semakin meningkat.
Menariknya, daun dan biji kepel juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional untuk mengatasi peradangan dan masalah kulit.
Dengan semua khasiatnya, tidak berlebihan jika buah kepel disebut sebagai salah satu harta alami Nusantara yang terlupakan.
Buah ini bukan hanya simbol kecantikan dan kemewahan masa lalu, tapi juga sumber kesehatan alami masa kini!
(ed)
Editor : Priska Watung