Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gaya Hidup Ini Bikin Rambut Cepat Beruban? Apakah Benar?

Priska Watung • Kamis, 20 November 2025 | 16:00 WIB

GORONTALO POST - Rambut beruban sering dianggap sebagai tanda penuaan, tapi banyak orang muda sekarang juga sudah mulai mengalaminya.

Fenomena ini bikin banyak orang bertanya-tanya: apakah gaya hidup sehari-hari bisa mempercepat munculnya uban?

Menurut para peneliti, rambut beruban terjadi ketika sel melanosit pada akar rambut berhenti memproduksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada rambut.

Tanpa melanin, rambut tumbuh dengan warna abu-abu atau putih, yang kita kenal sebagai uban.

Beberapa penelitian menyebut stres sebagai salah satu penyebab rambut cepat beruban, karena stres dapat mengganggu kerja sel penghasil melanin.

Menurut Harvard Medical School, stres yang tinggi dapat menguras cadangan sel punca (stem cell) pada folikel rambut yang akhirnya memicu uban lebih cepat.

Selain stres, pola makan yang tidak seimbang juga bisa memberi pengaruh pada kesehatan rambut dan potensi timbulnya uban lebih awal.

Kekurangan vitamin B12, vitamin D, serta mineral seperti tembaga bisa membuat rambut kehilangan pigmen warna lebih cepat.

Gaya hidup kurang tidur pun disebut-sebut punya peran, karena tubuh yang kekurangan istirahat akan sulit memperbaiki sel rambut.

Begitu juga dengan kebiasaan merokok, yang disebut para ahli dapat merusak folikel rambut dan mempercepat proses penuaan rambut.

Menurut sebuah jurnal kesehatan di The National Center for Biotechnology Information (NCBI), perokok memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami uban lebih cepat.

Paparan polusi udara juga dapat memicu stres oksidatif, yaitu kondisi di mana sel-sel tubuh rusak akibat radikal bebas.

Stres oksidatif ini dikenal sebagai salah satu faktor yang mempercepat proses penuaan, termasuk pada rambut.

Beberapa kebiasaan perawatan rambut yang agresif, seperti bleaching atau penggunaan panas berlebihan, juga bisa merusak folikel rambut.

Kerusakan yang berulang pada akar rambut dapat membuat warna rambut memudar lebih cepat.

Meski begitu, faktor genetik tetap menjadi penyebab paling besar seseorang beruban lebih awal.

Jika orang tua atau keluarga beruban muda, kemungkinan besar anak atau keturunannya juga akan mengalaminya.

Namun kabar baiknya, sebagian penyebab seperti stres, pola makan, dan kebiasaan tidak sehat masih bisa diubah.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat, beberapa kasus uban dini dapat diperlambat atau dicegah.

Mengatur pola makan seimbang, tidur yang cukup, dan mengelola stres bisa membantu menjaga produksi melanin tetap stabil.

Menghindari rokok dan merawat rambut dengan lebih lembut juga sangat disarankan oleh para ahli kesehatan rambut.

Pada akhirnya, uban adalah proses alami, tapi bagaimana kita menjalani hidup bisa mempercepat atau memperlambat munculnya uban tersebut.

Jadi, menjaga tubuh tetap sehat dari dalam dapat memberi dampak positif pada kesehatan rambut.

Tidak ada salahnya mulai memperbaiki pola hidup mulai hari ini agar rambut tetap sehat lebih lama.

(ed)

Editor : Priska Watung
#uban #kebiasan #uban di usia muda #rambut #gaya hidup