GORONTALOPOST - Samsung tampaknya ingin bermain aman untuk lini Galaxy S26 yang diperkirakan meluncur pada Januari 2026. Menurut bocoran dari sumber tepercaya, UniverseIce, layar seri S26 tidak akan mendapat peningkatan kecerahan dibanding generasi sebelumnya—sebuah keputusan yang cukup mengejutkan di tengah persaingan ketat dengan sejumlah flagship China yang kini tampil lebih terang dan agresif.
Kecerahan Layar Tidak Berubah
-
Peak brightness disebut tetap berada di angka 2.600 nits, sama seperti pada Galaxy S25.
-
Samsung diperkirakan menggunakan material M14 untuk panel layar.
-
Namun, masih belum jelas apakah seri S26 akan mendukung 10-bit color dan PWM high-frequency dimming, dua fitur yang makin sering jadi perhatian para pecinta layar OLED.
Keputusan untuk mempertahankan level kecerahan ini bisa jadi membuat Samsung terlihat terlalu bermain aman—apalagi di era ketika para pesaing berlomba-lomba memamerkan angka nits yang semakin tinggi.
Sedikit Peningkatan di Sisi Pengisian Daya
Meski layarnya stagnan, Samsung menyuntikkan sedikit tenaga ekstra pada sisi pengisian daya, terutama untuk model Galaxy S26 Ultra:
-
Wired charging meningkat dari 45W menjadi 60W.
-
Wireless charging naik dari 15W menjadi 25W, alias lebih cepat 10W dari S25 Ultra.
Untuk Galaxy S26 dan S26+, peningkatannya tidak terlalu mencolok:
-
Wireless charging naik tipis dari 15W menjadi 20W.
Apakah peningkatan kecil ini terasa signifikan dalam penggunaan sehari-hari? Masih menjadi teka-teki sampai perangkatnya benar-benar dirilis.
Secara keseluruhan, seri Galaxy S26 tampaknya hadir sebagai penyempurnaan kecil dari generasi sebelumnya—bukan lompatan besar. Samsung mungkin punya kejutan lain, tapi untuk saat ini, ekspektasi publik masih setengah antara antusias dan penasaran.
(HL)
Editor : Priska Watung