GORONTALO POST - Gigi berlubang sering dianggap muncul karena makan manis saja, padahal ada kebiasaan kecil lain yang lebih berbahaya.
Banyak orang tidak sadar bahwa apa yang dilakukan setiap hari bisa membuat enamel gigi semakin rapuh.
Salah satu kebiasaan yang sering dianggap sepele adalah ngemil terus-menerus.
Menurut American Dental Association (ADA), makan terlalu sering membuat bakteri di mulut aktif lebih lama dan menghasilkan asam yang merusak gigi.
Minum minuman manis sedikit-sedikit sepanjang hari juga bisa mempercepat gigi berlubang.
Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gula dalam minuman akan menempel lebih lama dan membuat gigi mudah rusak.
Kebiasaan tidak berkumur setelah minum minuman manis juga bikin enamel cepat menipis.
Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Rambut Semakin Lebat? Yuk Simak Selengkapnya!
Padahal, hanya dengan berkumur air putih, sisa gula bisa berkurang cukup banyak.
Menggosok gigi terlalu keras juga termasuk kebiasaan buruk yang tidak disadari.
Tekanan yang terlalu kuat bisa merusak lapisan enamel yang seharusnya melindungi gigi.
Selain itu, banyak orang malas mengganti sikat gigi secara teratur.
Menurut WebMD, sikat gigi yang sudah melebar tidak lagi efektif membersihkan sela gigi sehingga bakteri lebih mudah berkembang.
Tidur tanpa sikat gigi juga termasuk kebiasaan paling berbahaya.
Saat tidur, produksi air liur berkurang, sehingga bakteri lebih aktif merusak gigi.
Suka mengunyah es batu juga bisa membuat gigi retak tanpa disadari.
Retakan kecil ini nantinya bisa menjadi titik awal munculnya lubang pada gigi.
Sering menahan makanan di pipi, terutama makanan manis, juga bisa mempercepat kerusakan gigi.
Kebiasaan ini membuat gula menempel lebih lama pada gigi.
Kurang minum air putih membuat mulut kering, dan kondisi ini mempercepat pertumbuhan bakteri.
Mulut yang lembap membantu menjaga pH tetap stabil sehingga gigi tidak mudah rusak.
Jarang membersihkan lidah juga bisa memperbanyak bakteri di mulut.
Bakteri di lidah akan menyebar ke gigi dan menyebabkan plak menumpuk.
Menggunakan sedotan terlalu sering untuk minuman manis juga bisa merusak gigi bagian depan.
Aliran minuman langsung menyentuh gigi dan mempercepat terjadinya lubang.
Tidak rutin periksa ke dokter gigi juga memperbesar risiko gigi berlubang.
Pemeriksaan rutin membantu menemukan masalah sejak dini sebelum berkembang.
Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini, gigi bisa tetap sehat dan bebas dari lubang yang menyakitkan.
(ed)
Editor : Priska Watung