Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

“Memory vs Phone”: Perseteruan Internal di Samsung Bisa Picu Harga Galaxy S26 Naik

Priska Watung • Selasa, 2 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung Galaxy A56
Samsung Galaxy A56

GORONTALOPOST - Samsung Electronics, produsen smartphone dan chip memori terbesar dunia, kabarnya kini menghadapi ketegangan internal serius antara divisi ponsel dan divisi memori — konflik yang berpotensi berdampak negatif dalam jangka panjang.

Konflik Internal: Divisi Memory Tolak Pasokan DRAM untuk Galaxy

Alasan utama: dengan lonjakan harga DRAM global dan permintaan memori yang melambung akibat ledakan AI, divisi memori ingin mengambil keuntungan maksimal — dibandingkan komitmen harga stabil jangka panjang.

Kenapa Harga dan Permintaan DRAM Melonjak

Implikasi bagi Galaxy & Konsumen

Pandangan ke Depan

Situasi ini menunjukkan bahwa saat industri chip dan memori tengah dibanjiri permintaan akibat “boom AI,” prioritas profit bagi pembuat chip (termasuk Samsung) bisa berbenturan dengan kebutuhan stabil supply untuk perangkat konsumer. Bila terus berlangsung, hal ini bisa mengubah strategi produksi dan harga smartphone — tidak hanya untuk Samsung, tapi seluruh industri.

Para pengguna dan pengamat industri pun kini memperhatikan: apakah Samsung akan kembali menyeimbangkan antara supply internal & keuntungan, atau terus mengejar margin tinggi dengan risiko fragmentasi lini produksi dan harga naik.

(HL)

 

Editor : Priska Watung
#Samsung #Samsung Galaxy S26 #Tech News