GORONTALOPOST - Merek gaming terkenal Black Shark kembali ke pasar tablet dengan langkah serius — mengumumkan peluncuran Black Shark Tablet, hasil kerja sama dengan Qualcomm. Tablet baru ini dipersenjatai dengan chipset 8-generasi Snapdragon (alias “Snapdragon 8 Gen 3”), dan dibekali oleh sistem pendingin khas Black Shark — sebuah komitmen pada performa tinggi dan stabilitas saat gaming atau multitasking berat.
Langkah ini menandai kembalinya Black Shark ke segmen tablet, dengan target jelas: para gamer yang menginginkan perangkat bertenaga besar dan manajemen panas yang efisien. Meskipun spesifikasi lengkap belum diumumkan, informasi tentang penggunaan prosesor Qualcomm generasi terbaru sudah cukup memberi gambaran bahwa tablet ini dirancang untuk menangani game berat maupun pekerjaan intensif sumber daya.
Selain itu, Black Shark juga membangun hype awal lewat pendekatan komunitas. Di Malaysia — satu-satunya pasar yang dikonfirmasi saat ini — brand ini menyelenggarakan kompetisi desain berbasis AI. Fans diundang menghasilkan gambar konsep mereka tentang tablet baru, lalu membagikannya di media sosial, men-tag teman, serta mengikuti kanal resmi Black Shark. Tiga peserta dengan desain paling mendekati hasil resmi akan mendapatkan aksesori pendingin Funcooler 5 — senilai sekitar USD 40–50 (sekitar Rp …tergantung kurs) — sebagai hadiah.
Pendekatan berbasis komunitas ini menunjukkan bahwa Black Shark ingin melibatkan pengguna dari awal, memberi kesempatan bagi penggemar untuk ikut menebak dan memengaruhi arah estetika produk sebelum perilisan resmi. Kompetisi dibuka hingga 14 Desember 2025, memberi waktu cukup bagi kreator untuk berpartisipasi.
Dengan tren meningkatnya minat terhadap tablet performa tinggi, Black Shark Tablet bisa muncul sebagai alternatif menarik — terutama bagi gamer mobile yang menginginkan layar besar, baterai besar, dan perangkat yang benar-benar “dedicated” untuk gaming. Jika tablet ini menawarkan layar refresh rate tinggi, baterai besar, serta software yang dioptimalkan untuk bermain game, maka bisa jadi ini akan menarik bagi banyak pengguna. Kerja sama dengan Qualcomm juga diprediksi akan meningkatkan aspek konektivitas, efisiensi daya, dan performa berbasis AI.
Meski saat ini hanya untuk pasar Malaysia, Black Shark mungkin akan memperluas distribusinya ke negara Asia lainnya tergantung permintaan dan strategi produksi. Karena bagian dari ekosistem Xiaomi, tablet ini bisa jadi akan terintegrasi mulus dengan perangkat lain berbasis HyperOS serta berbagai aksesorinya — menjadikannya pilihan menarik dalam ekosistem gaming Xiaomi.
Sorotan Utama
-
Tablet baru dari Black Shark hadir dengan chipset Snapdragon generasi ke-8 dan sistem pendingin khas Black Shark — sinyal jelas untuk performa gaming tinggi.
-
Melalui kompetisi desain berbasis AI, Black Shark menggandeng komunitas lebih awal untuk ikut membentuk tampilan produk.
-
Potensi tablet ini besar: layar besar, baterai besar, dan software gaming-optimized bisa menjadikannya alternatif menarik bagi gamer mobile.
-
Untuk sekarang, peluncuran dikonfirmasi hanya di Malaysia — tetapi kemungkinan ekspansi ke pasar Asia lain tetap terbuka, tergantung respons dan strategi produksi.
(HL)
Editor : Priska Watung