GORONTALOPOST - Samsung Galaxy S25 FE kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena keunggulannya, melainkan hasil kurang memuaskan dalam pengujian kamera oleh DxOMark. Ponsel yang digadang-gadang sebagai versi lebih terjangkau dari Galaxy S25+ ini justru tertinggal dari perangkat yang jauh lebih tua dan murah, seperti Google Pixel 6a dan Apple iPhone 13.
Dalam pengujian tersebut, Galaxy S25 FE hanya meraih skor 118 poin, menempatkannya di peringkat ke-123 dunia. Posisi ini berada di bawah Google Pixel 6a yang mencetak 122 poin, bahkan masih kalah dari iPhone 12 Pro Max yang sudah berusia lima tahun dengan 131 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa harga lebih terjangkau tidak selalu sejalan dengan kualitas kamera yang kompetitif.
Samsung memasarkan Galaxy S25 FE dengan harga awal sekitar Rp7,6 jutaan, menjadikannya opsi lebih ramah kantong dibanding Galaxy S25+. Namun, untuk mencapai harga tersebut, Samsung melakukan sejumlah pengorbanan penting, termasuk penggunaan chipset Exynos 2400 yang lebih lambat serta sistem kamera yang mengalami penurunan spesifikasi.
Spesifikasi Kamera Galaxy S25 FE
-
Kamera utama 50 MP (f/1.8) dengan sensor 1/1,57 inci
-
Kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) dengan sensor kecil 1/3 inci
-
Kamera telefoto 8 MP (f/2.2) dengan sensor 1/4,4 inci dan 3x optical zoom
DxOMark mengungkap bahwa keterbatasan sensor kecil pada kamera ultrawide dan telefoto menjadi sumber utama berbagai masalah. Meski foto still mampu menghasilkan eksposur dan warna yang relatif akurat, performa kamera secara keseluruhan dinilai kurang memuaskan.
Beberapa kelemahan yang disoroti antara lain:
-
Video HDR sering terlihat gelap dan memiliki warna kemerahan akibat white balance yang tidak konsisten
-
Foto dan video tampak berisik (noise) bahkan di kondisi cahaya terang
-
Mode potret dengan efek bokeh menyebabkan penurunan detail yang signifikan
-
Artefak visual sering muncul saat memotret objek yang bergerak
Dengan hasil tersebut, DxOMark menyarankan konsumen yang mengincar kamera berkualitas di kelas menengah untuk mempertimbangkan alternatif lain. Beberapa ponsel yang dinilai lebih layak antara lain Xiaomi 15, Google Pixel 10, dan Xiaomi 14T, yang menawarkan kualitas kamera lebih solid di rentang harga serupa.
Hasil ini menjadi pengingat bahwa nama besar dan seri “Fan Edition” belum tentu menjamin pengalaman kamera yang memuaskan, terutama bagi pengguna yang menjadikan fotografi sebagai prioritas utama.
(HL)
Editor : Priska Watung