Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Permintaan AI Menggila, Profit Samsung Tembus Rp221 Tera di Akhir 2025

Priska Watung • Kamis, 8 Januari 2026 | 14:54 WIB
Samsung Exynos
Samsung Exynos

GORONTALOPOST - SEOUL, KOREA SELATAN – Samsung Electronics mengejutkan pasar dengan perkiraan laba operasional kuartal keempat 2025 yang melonjak lebih dari 200% dibanding periode yang sama tahun lalu, didorong oleh lonjakan permintaan chip memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Perusahaan raksasa teknologi asal Korea Selatan itu memperkirakan **laba operasional mencapai sekitar ₩20 triliun, setara sekitar **Rp 221 triliun pada kuartal Oktober hingga Desember 2025 – jauh melampaui ekspektasi analis yang berada di kisaran ₩18 triliun. Sementara itu, penjualan diperkirakan mencapai ₩93 triliun atau sekitar **Rp 1.03 kuadriliun, naik sekitar 23% dari tahun sebelumnya.

Apa Penyebab Lonjakan Laba Ini?

Pendorong utama kenaikan laba Samsung adalah melonjaknya harga chip memori, khususnya jenis DRAM dan HBM (high-bandwidth memory), yang kini menjadi komponen krusial dalam server dan pusat data AI. Permintaan yang membengkak ini menciptakan kekurangan pasokan global, sehingga harga chip naik tajam.

Beberapa poin pentingnya:

Tantangan di Tengah Keberhasilan

Meskipun divisi chip menjadi mesin penghasil laba utama, tantangan tetap ada:

Reaksi Pasar Saham

Berita ini membuat saham Samsung sempat mencapai rekor tertinggi di pasar Korea Selatan, sejalan dengan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan sektor chip memori global. Saham pesaing seperti SK Hynix juga ikut menguat, mengangkat indeks pasar secara keseluruhan.

(HL)

 

Editor : Priska Watung
#Samsung #chip ai #Tech News