GORONTALOPOST - Lebih dari empat bulan sejak dirilis ke publik, iOS 26 justru menunjukkan performa adopsi yang jauh dari kata ideal. Sistem operasi terbaru Apple ini dilaporkan baru digunakan oleh sekitar 15% pengguna iPhone, angka yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan versi iOS sebelumnya.
Berdasarkan data StatCounter, hanya sekitar 15,2% iPhone di seluruh dunia yang telah menjalankan iOS 26. Padahal, dalam pola rilis iOS tahun-tahun sebelumnya, versi terbaru biasanya sudah menembus angka adopsi di atas 50% pada periode yang sama.
Desain Liquid Glass Jadi Sorotan Utama
iOS 26 pertama kali diperkenalkan sekitar setengah tahun lalu dan langsung menuai reaksi beragam dari komunitas pengguna. Apple mengusung bahasa desain baru bernama Liquid Glass, dengan penekanan pada efek transparansi, difusi, dan tampilan visual yang lebih dinamis.
Namun, pendekatan berani ini justru menjadi pedang bermata dua:
-
Sebagian pengguna memuji tampilan futuristis dan segar
-
Sebagian lainnya menganggap desain terlalu ramai dan kurang ramah pengguna
-
Efek transparansi dinilai mengganggu keterbacaan di beberapa skenario
Respons yang terbelah ini tampaknya berpengaruh langsung pada rendahnya minat pengguna untuk melakukan pembaruan.
Jauh Tertinggal dari iOS Versi Sebelumnya
Sebagai perbandingan, iOS 18 berhasil mencatat 63% adopsi dalam rentang waktu serupa. Bahkan:
-
iOS 17 mencapai sekitar 54%
-
iOS 16 menyentuh angka 62%
Perbedaan yang cukup mencolok ini memperkuat dugaan bahwa perubahan desain besar di iOS 26 menjadi faktor penghambat utama.
Padahal, Apple dikenal tidak pernah memaksa pengguna untuk memperbarui sistem, namun selalu menyederhanakan proses update agar semudah mungkin. Fakta bahwa mekanisme ini kali ini kurang efektif menjadi sinyal tersendiri bagi Apple.
Fitur Baru Tetap Menarik Perhatian
Meski menuai kritik, iOS 26 sebenarnya membawa sejumlah fitur yang disambut positif, di antaranya:
-
Call screening untuk menyaring panggilan masuk
-
Fitur baru iMessage seperti polling dan latar belakang kustom
-
Peningkatan fitur CarPlay
-
Berbagai penyempurnaan kecil di sisi produktivitas dan keamanan
Bagi pengguna yang kurang menyukai tampilan Liquid Glass, Apple juga menyediakan solusi kompromi. Efek transparansi dapat dikurangi dengan mengubah pengaturan tampilan dari “Clear” ke “Tinted” di menu aksesibilitas.
Pengguna Masih Punya Waktu
Kabar baiknya, iOS 18 diperkirakan masih akan mendapat dukungan selama bertahun-tahun ke depan. Hal ini memberi ruang bernapas bagi pengguna yang belum siap beradaptasi dengan desain baru iOS 26.
Dengan kata lain, bagi para penentang Liquid Glass, waktu masih berpihak—setidaknya untuk sekarang.
(HL)
Editor : Priska Watung