Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ban Mobil Terlihat Bagus Tapi Berbahaya? Ini Cara Mengeceknya

Nur Fadilah • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:30 WIB

 

Ilustrasi ban mobil. (Freepik)
Ilustrasi ban mobil. (Freepik)

GORONTALOPOST -Banyak pemilik mobil rajin mengganti oli dan servis mesin, tapi sering lupa satu komponen krusial: ban mobil. Padahal, ban yang sudah kedaluwarsa bisa membahayakan keselamatan, meski tampilan luarnya masih terlihat bagus.

Ban mobil ternyata punya masa pakai, bukan hanya soal tebal atau tipis. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah ban mobil masih layak digunakan atau sudah waktunya diganti? Berikut 5 cara mudah yang bisa kamu cek sendiri.

1. Cek Kode Produksi Ban (DOT)

Cara paling akurat adalah melihat kode DOT (Department of Transportation) di dinding ban. Empat angka terakhir menunjukkan minggu dan tahun produksi.
Contoh: kode 3521 berarti ban diproduksi pada minggu ke-35 tahun 2021.

Umumnya, ban disarankan diganti setelah 5–6 tahun sejak tanggal produksi, meskipun jarang dipakai.

2. Perhatikan Retakan Halus pada Permukaan Ban

Ban yang sudah tua biasanya menunjukkan retakan-retakan kecil di bagian samping atau telapak ban. Retakan ini menandakan karet mulai mengeras dan kehilangan elastisitas.

Jika retakan sudah terlihat jelas, jangan tunda untuk mengganti ban karena berisiko pecah saat berkendara.

3. Cek Tingkat Kekerasan Ban

Ban yang masih bagus terasa lentur saat ditekan, sedangkan ban kedaluwarsa cenderung keras dan kaku. Kondisi ini membuat daya cengkeram ban ke aspal menurun, terutama saat jalan basah.

Ban yang mengeras juga lebih rentan selip dan sulit dikendalikan.

4. Amati Perubahan Warna Ban

Warna ban yang sehat umumnya hitam pekat. Jika ban berubah menjadi abu-abu pucat atau keputihan, itu bisa menjadi tanda oksidasi akibat usia.

Perubahan warna ini menandakan kualitas karet menurun dan ban tidak lagi optimal untuk penggunaan jangka panjang.

5. Perhatikan Getaran dan Suara Saat Berkendara

Ban kedaluwarsa sering menimbulkan getaran tidak wajar atau suara berisik meski tekanan angin sudah sesuai. Hal ini terjadi karena struktur ban mulai melemah dan tidak lagi seimbang.

Jika gejala ini muncul, segera lakukan pengecekan di bengkel atau ganti ban untuk menghindari risiko kecelakaan.

Menggunakan ban yang sudah kedaluwarsa sama bahayanya dengan ban gundul. Meski terlihat masih layak, usia ban sangat menentukan keselamatan berkendara.

Mulai sekarang, jangan hanya cek ketebalan ban. Luangkan waktu sebentar untuk memastikan ban mobil kamu masih aman dan layak digunakan. Lebih baik ganti lebih awal daripada menyesal di kemudian hari.(jpg)

 

Editor : Nur Fadilah
#ban mobil #ban botak #mencegah kecelakaan