GORONTALOPOST - Persaingan ponsel entry-level tahun 2025 semakin sengit. Laporan terbaru dari RDObservation yang beredar di Weibo mengungkap perubahan menarik dalam peta kekuatan pasar.
Jika sebelumnya segmen harga terjangkau didominasi nama-nama lama, kini satu pemain besar kembali masuk radar: Huawei resmi menembus lima besar penjualan ponsel entry-level 2025.
Siapa Penguasa Segmen 0–2000 Yuan?
Kategori entry-level dalam laporan ini mencakup rentang harga 0 hingga 2.000 yuan, atau sekitar Rp4,4 juta (estimasi kurs ±Rp2.200 per yuan).
Berikut daftar lima besar merek dengan penjualan tertinggi:
-
Vivo – 22% pangsa pasar
-
Xiaomi – 21,1%
-
Honor – 19,9%
-
Huawei – 6,2%
-
iQOO – 5,2%
Vivo Kokoh di Puncak
Vivo memimpin dengan 22% pangsa pasar di kategori ini. Kinerja tersebut ditopang oleh dua lini andalannya:
-
Y Series → fokus pada kualitas stabil dan performa konsisten
-
iQOO Z Series → menawarkan spesifikasi baterai besar dan pengisian cepat dengan harga kompetitif
Strategi distribusi offline yang kuat juga menjadi kunci dominasi Vivo dan iQOO di pasar ini.
Xiaomi & Honor Tak Mau Kalah
Di posisi kedua, Xiaomi mencatat 21,1% pangsa pasar berkat lini REDMI yang terus memikat konsumen lewat desain modern dan harga agresif.
Sementara itu, Honor menempati posisi ketiga dengan 19,9%. Salah satu magnet terbesarnya adalah Honor X70, yang hadir dengan baterai jumbo 8.300mAh — diklaim sebagai salah satu kapasitas terbesar di kelasnya.
Huawei Bangkit di Kelas Terjangkau
Yang cukup mengejutkan, Huawei berhasil mengamankan posisi keempat dengan 6,2% pangsa pasar. Pencapaian ini didorong oleh lini Enjoy 2025 yang untuk pertama kalinya membawa fitur komunikasi satelit ke segmen harga lebih ramah kantong.
Kebangkitan ini semakin menarik mengingat Huawei sebelumnya lebih dikenal mendominasi segmen premium.
Bahkan di kelas atas, Huawei disebut masih memegang posisi terkuat berkat kesuksesan lini Mate 80 yang mencetak rekor penjualan hanya dalam hitungan bulan pada paruh kedua 2025.
Pasar entry-level 2025 menunjukkan bahwa harga terjangkau tak lagi identik dengan spesifikasi biasa-biasa saja.
-
Vivo unggul lewat konsistensi dan distribusi kuat
-
Xiaomi dan Honor bersaing lewat inovasi harga dan baterai besar
-
Huawei membuktikan diri masih relevan, bahkan di segmen yang lebih sensitif harga
Dengan fitur yang makin “naik kelas”, segmen entry-level kini menjadi medan tempur paling strategis bagi para raksasa teknologi.
(HL)
Editor : Priska Watung