GORONTALOPOST - Menjelang acara peluncuran resmi pada 5 Maret, bocoran terbaru mengungkap bahwa seri Nothing Phone (4a) akan hadir dengan lonjakan harga yang cukup signifikan. Laporan dari Dealabs menyebutkan dua model—Nothing Phone (4a) dan Nothing Phone (4a) Pro—akan meluncur pada pertengahan hingga akhir Maret.
Kenaikan harga ini sejalan dengan pernyataan pendiri Nothing, Carl Pei, yang sebelumnya sudah memberi sinyal bahwa generasi terbaru akan mengalami penyesuaian harga.
Harga Naik, Tembus Rp8–9 Jutaan
Jika dikonversi ke Rupiah (estimasi kurs Rp16.800/€), berikut perkiraan harganya:
- Nothing Phone (4a)
-
€389–€409 → sekitar Rp6,5 – Rp6,9 juta (RAM 8GB)
-
€429–€449 → sekitar Rp7,2 – Rp7,5 juta (RAM 12GB)
Kenaikannya sekitar €50 (±Rp840 ribuan) dibandingkan generasi sebelumnya.
- Nothing Phone (4a) Pro
-
€479–€499 → sekitar Rp8 – Rp8,4 juta
-
€549–€569 → sekitar Rp9,2 – Rp9,5 juta (varian 12GB)
Model Pro mengalami lonjakan lebih besar, mencapai €90 atau sekitar Rp1,5 jutaan lebih mahal dari pendahulunya.
Jadwal Rilis
Menurut bocoran:
-
Phone (4a) → Mulai tersedia 12 Maret
-
Phone (4a) Pro → Berpotensi rilis 26 Maret
Semua ini mengikuti acara peluncuran resmi yang sudah dikonfirmasi pada 5 Maret.
Desain khas Nothing tetap dipertahankan, termasuk pencahayaan belakang “Glyph”.
Nothing Phone (4a)
Menurut Dealabs:
-
Sistem tiga kamera 50MP
-
Layar 6,78 inci
-
Tetap membawa “Glyph Bar”
Namun laporan berbeda dari Android Headlines menyebut:
-
Kamera utama 50MP
-
Ultrawide 8MP
-
Telephoto 3.5x zoom
-
Chipset Snapdragon 7s Gen 4
-
Baterai 5.400 mAh
-
Fast charging 50W
-
Sertifikasi IP65
Artinya, masih ada perbedaan informasi terkait konfigurasi kamera.
Nothing Phone (4a) Pro
-
Sensor utama 50MP Sony
-
Optical zoom lebih baik
-
Sasis aluminium
-
Layar 6,83 inci 144Hz
-
“Glyph Matrix” di bagian belakang (mirip Nothing Phone 3)
-
Desain lebih premium
Pilihan Warna
Phone (4a):
-
Hitam
-
Putih
-
Pink
-
Biru
Phone (4a) Pro:
-
Hitam
-
Silver
-
Pink
Menariknya, warna kuning yang sempat dirumorkan tidak muncul dalam laporan terbaru.
Strategi Baru Nothing?
Kenaikan harga ini menandakan Nothing tampaknya mulai bergeser dari sekadar “brand alternatif unik” menjadi pemain yang lebih serius di segmen menengah premium.
Dengan harga varian Pro yang sudah mendekati Rp9 jutaan, konsumen kini mungkin akan membandingkannya langsung dengan brand besar seperti Samsung dan Xiaomi di kelas yang sama.
Pertanyaannya: apakah desain transparan dan Glyph yang ikonik masih cukup kuat untuk membenarkan kenaikan harga tersebut?
Jawabannya akan terungkap setelah peluncuran resmi awal Maret nanti.
(HL)
Editor : Priska Watung