GORONTALOPOST - Perusahaan teknologi Apple resmi mengakhiri dukungan untuk salah satu iPhone legendarisnya. Mulai 16 Maret, iPhone 5 kini masuk dalam daftar produk obsolete atau usang, menandai berakhirnya masa layanan resmi perangkat tersebut.
Perubahan ini diumumkan melalui pembaruan daftar produk vintage dan obsolete Apple. Selain iPhone 5, model iPhone 4 8GB juga dipindahkan dari kategori vintage ke obsolete.
Tidak Lagi Mendapat Servis Resmi
Dengan status baru ini, Apple tidak lagi menyediakan layanan perbaikan perangkat keras maupun suku cadang resmi untuk iPhone 5 melalui Apple Store atau jaringan servis resminya.
Artinya:
-
Tidak ada lagi servis hardware resmi dari Apple
-
Suku cadang resmi tidak lagi diproduksi atau didistribusikan
-
Pusat servis resmi kemungkinan tidak memiliki akses komponen pengganti
Bagi pengguna yang masih menggunakan iPhone 5, kerusakan perangkat kemungkinan hanya bisa diperbaiki melalui teknisi pihak ketiga dengan komponen tidak resmi.
Perjalanan iPhone 5 yang Bersejarah
Diluncurkan pada September 2012, iPhone 5 menjadi salah satu model penting dalam sejarah iPhone. Perangkat ini membawa beberapa perubahan besar yang memengaruhi desain dan teknologi iPhone di masa berikutnya.
Beberapa inovasi yang diperkenalkan iPhone 5 antara lain:
-
Port Lightning, menggantikan konektor 30-pin lama milik Apple
-
Layar 4 inci, lebih tinggi dibanding layar 3,5 inci pada model sebelumnya
-
Dukungan jaringan LTE, menghadirkan internet seluler lebih cepat
-
Desain lebih tipis dengan material aluminium dan kaca
Port Lightning sendiri kemudian menjadi standar konektor iPhone selama lebih dari satu dekade, sebelum akhirnya Apple beralih ke USB-C pada generasi iPhone terbaru.
Bagaimana Apple Menentukan Produk “Usang”?
Apple memiliki siklus dukungan produk yang cukup jelas:
-
Vintage → perangkat yang sudah 5 tahun tidak diproduksi
-
Obsolete → perangkat yang sudah lebih dari 7 tahun dihentikan produksinya
Perangkat yang masih berada di kategori vintage kadang masih bisa mendapatkan perbaikan terbatas jika suku cadang tersedia. Namun ketika sudah masuk kategori obsolete, hampir semua dukungan hardware resmi akan dihentikan.
Bagi Apple, mempertahankan produksi suku cadang untuk perangkat yang tidak lagi bisa menjalankan versi terbaru iOS dianggap tidak lagi efisien.
Selain itu, jumlah pengguna iPhone 5 yang masih aktif juga semakin sedikit dari tahun ke tahun, sehingga dukungan tambahan dianggap tidak lagi memberikan manfaat besar bagi ekosistem Apple.
Meski kini resmi “dipensiunkan”, iPhone 5 tetap dikenang sebagai salah satu perangkat yang menandai perubahan penting dalam evolusi desain dan teknologi iPhone.
(HL)
Editor : Priska Watung