Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Fokus ke China dan India, OnePlus Siap Tinggalkan Pasar Global?

Priska Watung • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:47 WIB

Oneplus 13T
Oneplus 13T

GORONTALOPOST - Kabar mengejutkan datang dari industri smartphone global. OnePlus dikabarkan tengah bersiap menghentikan sebagian besar operasinya di pasar internasional, dengan fokus baru yang lebih terarah ke China dan India.

Informasi ini pertama kali mencuat dari tipster teknologi Yogesh Brar melalui unggahan media sosial yang kini telah dihapus. Dalam bocoran tersebut, disebutkan bahwa OnePlus akan menarik diri dari pasar global dan mengalihkan strategi bisnisnya ke segmen entry-level dan menengah di India.

Laporan ini semakin diperkuat oleh sumber internal yang dikutip oleh 9to5Google. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa OnePlus berencana menghentikan operasional di sejumlah wilayah, termasuk sebagian besar kawasan Eropa, dengan kemungkinan implementasi dimulai secepatnya pada April 2026.

Langkah ini tampaknya bukan keputusan mendadak. Sejumlah staf dilaporkan telah menerima pemberitahuan lebih awal, bahkan beberapa di antaranya sudah mendapatkan paket pesangon sebagai bagian dari proses transisi.

Situasi semakin memanas setelah CEO OnePlus India, Robin Liu, dikonfirmasi telah meninggalkan jabatannya dan kembali ke China. Kepergian ini memicu spekulasi bahwa restrukturisasi besar memang sedang berlangsung di tubuh perusahaan.

Jika menilik ke belakang, sinyal perubahan arah sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Pada 2020, OnePlus mulai mengurangi operasionalnya di Eropa, termasuk menutup kantor di Inggris dan Jerman pasca peluncuran lini Nord serta hengkangnya pendiri Carl Pei.

Sejak saat itu, hubungan OnePlus dengan perusahaan induknya, Oppo, semakin erat. Bahkan, mantan petinggi OnePlus, Pete Lau, kini menjabat sebagai Chief Product Officer di Oppo.

Beberapa faktor diduga menjadi pendorong keputusan ini, antara lain kondisi pasar global yang semakin menantang:

Selain itu, perubahan strategi juga terlihat dari berakhirnya kerja sama kamera dengan Hasselblad pada perangkat terbaru OnePlus, sementara kemitraan tersebut tetap berlanjut pada lini flagship Oppo.

Meski demikian, sejumlah produk OnePlus masih dikabarkan akan tetap diluncurkan dalam waktu dekat. Namun, ketersediaannya kemungkinan akan terbatas di luar China, kecuali diumumkan secara khusus untuk pasar tertentu.

Yang masih menjadi tanda tanya besar adalah nasib pengguna setia OnePlus di luar China, terutama terkait:

Menanggapi rumor yang beredar, OnePlus sebelumnya menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada pengguna, termasuk pembaruan sistem dan layanan after-sales.

Di sisi lain, langkah Realme yang semakin terintegrasi di bawah payung Oppo memunculkan spekulasi bahwa OnePlus bisa saja mengalami nasib serupa—bertransformasi menjadi sub-brand dengan fokus pasar yang lebih sempit.

Meski belum ada pengumuman resmi terkait penghentian operasional global ini, arah perubahan OnePlus tampaknya semakin jelas: dari pemain global menjadi brand yang lebih terfokus secara regional.

(HL)

Editor : Priska Watung
#Tech News #oneplus