GORONTALOPOST - Samsung kembali membuat gebrakan dengan menghadirkan pembaruan besar untuk jutaan pengguna Galaxy. Kali ini, asisten virtual mereka, Bixby, mendapatkan peningkatan signifikan berkat dukungan teknologi AI dari Perplexity.
Jika dulu Bixby sempat tertinggal dari para pesaing seperti Google Assistant, Siri, dan Amazon Alexa, kini Samsung mencoba membalikkan keadaan dengan memanfaatkan teknologi generative AI.
Bixby Kini Jadi “Ahli” di Dalam Smartphone
Melalui pembaruan terbaru, Bixby tidak lagi sekadar asisten biasa. Kini, ia berfungsi sebagai “pakar” perangkat yang mampu memahami dan mengatur berbagai fitur di dalam ponsel Galaxy.
Beberapa kemampuan barunya meliputi:
- Mengubah pengaturan hanya dengan perintah suara
- Menyalakan hotspot tanpa harus membuka menu
- Mengecek kesehatan baterai secara langsung
- Menjalankan fitur tertentu tanpa pengguna tahu nama teknisnya
Yang membuatnya semakin menarik, Bixby kini mampu memahami bahasa alami (natural language). Artinya, pengguna tidak perlu lagi memberikan perintah kaku.
Contohnya:
- Mengatakan mata lelah → otomatis mengaktifkan Eye Comfort Shield
- Mengeluh layar terlalu terang → langsung menyalakan fitur Extra Dim
Solusi untuk “Fitur Tersembunyi” di HP Samsung
Selama ini, salah satu kritik terhadap ponsel Samsung adalah banyaknya fitur yang justru jarang digunakan karena sulit ditemukan. Dengan pembaruan ini, masalah tersebut mulai teratasi.
Bixby kini membantu pengguna “menemukan” dan memanfaatkan fitur-fitur yang sebelumnya tersembunyi atau tidak dikenal, sehingga pengalaman menggunakan smartphone menjadi lebih maksimal.
Pembaruan ini mulai digulirkan melalui One UI 8.5 dan akan tersedia untuk berbagai perangkat, termasuk:
- Galaxy S24 series
- Galaxy S25 series
- Galaxy Z Fold 6
- Galaxy Z Flip 6
Kolaborasi AI dan Ekspansi ke Desktop
Kerja sama Samsung dengan Perplexity sebenarnya sudah dimulai sejak 2025, termasuk dengan pembagian langganan gratis Perplexity Pro untuk pengguna tertentu.
Kini, kolaborasi tersebut diperluas ke platform lain. Samsung juga mengumumkan akan menghadirkan browser khusus di Windows dengan kemampuan AI berbasis Perplexity.
Fitur browser ini mencakup:
- Sidebar AI chat untuk membantu aktivitas browsing
- Perencanaan perjalanan otomatis berdasarkan pencarian
- Pencarian riwayat menggunakan bahasa natural
- Membandingkan informasi dari beberapa tab dengan cepat
Namun, belum jelas apakah browser ini akan mendukung fitur agentic AI penuh—yakni kemampuan menjalankan tugas kompleks seperti memesan tiket atau merencanakan perjalanan secara otomatis.
Langkah Baru Samsung di Era AI
Dengan pembaruan ini, Samsung menunjukkan keseriusannya dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Transformasi Bixby menjadi asisten yang benar-benar berguna bisa menjadi titik balik bagi ekosistem Galaxy.
Jika pengembangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Bixby akan kembali menjadi salah satu asisten digital paling relevan di pasar smartphone.
(HL)
Editor : Priska Watung