GORONTALOPOST -Huawei kembali memicu perhatian di industri smartphone. Kali ini, raksasa teknologi asal China tersebut dikabarkan tengah menguji baterai berkapasitas besar, mulai dari 7.000 mAh hingga menembus 10.000 mAh sebuah lompatan signifikan yang berpotensi mengubah standar daya tahan ponsel di masa depan.
Informasi ini mencuat dari laporan Huawei Central yang mengutip bocoran dari tipster teknologi Smart Pikachu di platform Weibo. Dalam bocoran tersebut, Huawei disebut tidak hanya memperbesar kapasitas baterai, tetapi juga mengembangkan teknologi baru yang memungkinkan sel baterai melampaui batas 10.000 mAh.
Jika terealisasi, inovasi ini bisa menjadi tonggak penting dalam evolusi smartphone terutama bagi pengguna yang mendambakan perangkat dengan daya tahan ekstra tanpa sering mengisi ulang.
Kandidat Pertama: Huawei Mate 90 Series
Baterai generasi baru ini disebut-sebut berpeluang debut pada lini flagship terbaru, yakni Huawei Mate 90 series yang diprediksi meluncur pada akhir tahun ini. Tak hanya itu, rumor lain menyebutkan bahwa teknologi baterai super besar ini juga bisa hadir pada perangkat kelas menengah seperti Huawei Enjoy 100, bahkan dengan kapasitas mencapai 10.000 mAh pada 2026.
Tren Baterai Besar Sudah Dimulai
Sebenarnya, Huawei bukan pemain baru dalam menghadirkan baterai berkapasitas besar. Beberapa perangkat sebelumnya sudah lebih dulu mencuri perhatian, seperti:
-
Huawei Enjoy 90 Pro Max dengan baterai 8.500 mAh
-
Huawei Enjoy 90 Plus dengan baterai 6.620 mAh
-
Huawei Nova 16 yang dibekali baterai 7.000 mAh
Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya seperti Huawei Nova 15 masih berada di kisaran 6.000 mAh, menunjukkan adanya peningkatan bertahap yang kini mulai menuju level ekstrem.
Inovasi yang Layak Dinanti
Meski belum ada konfirmasi resmi dari Huawei terkait rencana ini, langkah pengujian baterai jumbo menunjukkan arah baru dalam strategi inovasi mereka. Setelah sebelumnya berupaya mengejar ketertinggalan di teknologi chip 5G, kini Huawei tampaknya serius menggarap sektor daya tahan perangkat.(antara)
Editor : Nur Fadilah