GORONTALOPOST -Apple tampaknya belum terburu-buru memasuki persaingan pasar kacamata pintar. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu dikabarkan kembali menunda peluncuran perangkat wearable terbarunya yang sebelumnya diperkirakan meluncur pada 2026.
Menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang dikutip dari Engadget, perangkat dengan nama sandi N50 tersebut kini dijadwalkan diperkenalkan pada akhir 2027. Dengan perubahan jadwal itu, produk diperkirakan baru tersedia secara luas di toko maupun kanal penjualan daring pada 2028.
Sebelumnya, Apple disebut menargetkan peluncuran pada penghujung 2026 dengan pengiriman perdana dimulai awal 2027. Namun, perusahaan tampaknya memilih untuk memberikan waktu lebih panjang guna menyempurnakan teknologi yang akan menjadi andalan perangkat tersebut.
Meski mengalami penundaan, Apple diyakini tengah mempersiapkan sejumlah fitur unggulan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri kacamata pintar. Perusahaan dikabarkan akan menghadirkan empat pilihan desain berbeda serta beberapa warna eksklusif yang menyasar berbagai segmen pengguna.
Salah satu fokus utama Apple adalah integrasi Siri generasi terbaru yang ditenagai teknologi kecerdasan buatan atau Apple Intelligence. Kehadiran asisten virtual berbasis AI itu diperkirakan menjadi daya tarik utama sekaligus pembeda dibandingkan produk pesaing yang telah lebih dahulu beredar di pasaran.
Penundaan peluncuran juga memberi ruang bagi Apple untuk memastikan pengalaman penggunaan yang lebih matang. Siri versi terbaru disebut akan menawarkan kemampuan yang lebih cerdas, responsif, dan terintegrasi dengan berbagai aktivitas pengguna sehari-hari.
Di tengah penundaan tersebut, Meta menjadi pihak yang berpotensi menikmati keuntungan. Perusahaan itu saat ini telah lebih dulu menancapkan posisinya di pasar kacamata pintar melalui generasi kedua Ray-Ban Meta AI yang hadir dengan peningkatan daya tahan baterai serta kemampuan kecerdasan buatan yang lebih canggih.
Namun Apple disebut tidak hanya melihat kacamata pintar sebagai perangkat pelengkap ponsel. Menurut Gurman, perusahaan memiliki visi yang lebih besar dengan menjadikan perangkat tersebut sebagai bagian dari ekosistem kesehatan digital.
Bahkan, Apple dikabarkan sedang mengeksplorasi pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) untuk membantu meningkatkan kemampuan penglihatan pengguna. Jika berhasil diwujudkan, kacamata pintar Apple tidak hanya menjadi perangkat komunikasi dan hiburan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat kesehatan yang nyata.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Apple ingin menghadirkan produk yang lebih dari sekadar mengikuti tren. Dengan menggabungkan kecerdasan buatan, desain premium, dan teknologi kesehatan, perusahaan tampaknya berupaya menciptakan generasi baru perangkat wearable yang dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dunia digital di masa depan.(antara)
Editor : Nur Fadilah