GORONTALOPOST- Tidur siang sering dianggap sebagai kebiasaan yang membuat seseorang menjadi malas. Padahal, jika dilakukan pada waktu dan durasi yang tepat, tidur siang justru memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh maupun kinerja otak. Mulai dari memperbaiki suasana hati, meningkatkan fokus, hingga mendongkrak produktivitas, semuanya bisa diperoleh hanya dengan tidur selama beberapa menit.
Publikasi Eating Well pada Minggu (12/7) mengutip hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tidur siang selama 10 hingga 30 menit, terutama pada rentang waktu pukul 13.00 hingga 15.00, mampu meningkatkan suasana hati, daya ingat, fokus, dan produktivitas tanpa mengganggu kualitas tidur pada malam hari.
"Jika saya harus memilih satu waktu ideal, saya akan menyarankan awal siang hari," kata ahli gizi Danielle Smiley.
Menurut Smiley, tidur siang yang dilakukan sesuai ritme sirkadian alami tubuh memberi kesempatan bagi tubuh dan otak untuk mengisi kembali energi, tanpa mengurangi rasa kantuk yang dibutuhkan untuk tidur malam.
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa tidur siang singkat efektif mengurangi rasa kantuk di siang hari sekaligus meningkatkan kewaspadaan.
Saat tubuh mengalami penurunan energi pada siang hari, tidur sejenak dapat membantu menurunkan tekanan tidur, yaitu dorongan biologis yang terus meningkat semakin lama seseorang terjaga. Hasilnya, seseorang dapat bangun dengan kondisi lebih segar, fokus, dan siap melanjutkan aktivitas.
Para peneliti menjelaskan bahwa durasi tidur siang yang singkat memberi kesempatan bagi otak untuk pulih dari kelelahan mental tanpa memasuki fase tidur yang lebih dalam. Hal inilah yang membuat seseorang terhindar dari rasa lemas atau pusing setelah bangun tidur.
Tak hanya memulihkan energi, tidur juga memiliki peran penting dalam memperkuat kemampuan belajar. Selama tidur, otak memperkuat koneksi antarsaraf yang berperan dalam proses pembelajaran dan pembentukan memori. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa informasi yang baru dipelajari akan dipindahkan dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang saat seseorang tidur.
Karena itu, tidur siang singkat dapat menjadi cara sederhana untuk membantu meningkatkan daya ingat dan kemampuan berkonsentrasi hingga sisa hari.
Selain memberikan manfaat bagi otak, tidur siang juga mendukung proses pemulihan fisik. Saat tubuh beristirahat, energi dialihkan untuk memperbaiki jaringan, mengisi kembali cadangan energi, serta mendukung pelepasan hormon yang berperan dalam pemulihan otot dan perbaikan sel-sel tubuh.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tidur siang bukanlah pengganti tidur malam yang cukup dan berkualitas. Kebutuhan istirahat utama tetap harus dipenuhi pada malam hari agar kesehatan tubuh tetap terjaga.
Untuk memperoleh manfaat maksimal, disarankan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari, rutin berolahraga, membatasi konsumsi kafein, menjalankan rutinitas yang menenangkan sebelum tidur, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Smiley juga mengingatkan agar tidak tidur siang dalam kondisi perut terlalu lapar maupun terlalu kenyang, karena kedua kondisi tersebut dapat mengganggu kualitas tidur dan mengurangi manfaat yang diperoleh dari waktu istirahat singkat tersebut.(antara)
Editor : Nur Fadilah