Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ingin Suasana Hati Tetap Baik? Pola Makan, Olahraga, dan Tidur Jadi Kuncinya

Nur Fadilah • Kamis, 16 Juli 2026 | 09:40 WIB
Ilustrasi Seseorang bahagia. ANTARA/HO-Pexels
Ilustrasi Seseorang bahagia. ANTARA/HO-Pexels

 

GORONTALOPOST-Di tengah maraknya minuman yang diklaim mampu meningkatkan suasana hati atau mood-boosting drink, para ahli gizi mengingatkan bahwa menjaga pola hidup sehat tetap menjadi cara paling efektif untuk mendukung kesehatan mental dan suasana hati sehari-hari.

Dilansir dari EatingWell, Rabu, popularitas minuman penambah mood terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat terhadap produk kesehatan. Meski demikian, manfaat minuman tersebut untuk mengatasi stres, kecemasan, maupun perubahan suasana hati belum memiliki bukti ilmiah yang konsisten.

Beberapa kandungan yang sering ditemukan dalam minuman tersebut, seperti L-theanine dan ashwagandha, memang menunjukkan hasil penelitian yang menjanjikan. Namun, para ahli menjelaskan bahwa penelitian tersebut dilakukan terhadap masing-masing bahan dengan dosis tertentu, bukan terhadap produk minuman yang beredar di pasaran secara keseluruhan. Karena itu, efektivitas setiap produk belum dapat dipastikan.

Alih-alih bergantung pada minuman tertentu, para ahli menyarankan masyarakat menerapkan kebiasaan sederhana yang telah terbukti secara ilmiah mampu membantu menjaga suasana hati.

Salah satu langkah penting adalah makan secara teratur. Ahli gizi Emily Van Eck mengatakan banyak orang mengabaikan pentingnya pola makan yang konsisten sepanjang hari, padahal kebiasaan tersebut berperan dalam menjaga kestabilan energi sekaligus suasana hati. Ia menyarankan setiap kali makan mengombinasikan karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar tubuh memperoleh asupan nutrisi yang seimbang.

Selain pola makan, aktivitas fisik juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental. Tidak harus selalu melakukan olahraga berat, gerakan ringan seperti berjalan kaki atau peregangan pun tetap memberikan manfaat bagi tubuh dan pikiran.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama sedikitnya 150 menit setiap pekan, ditambah latihan kekuatan otot sebanyak dua kali dalam seminggu untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung kesehatan mental.

Kualitas tidur juga tidak kalah penting. Orang dewasa disarankan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. Waktu istirahat yang cukup membantu tubuh mengurangi tingkat stres, memperbaiki fungsi otak, serta menjaga keseimbangan emosi.

Para ahli juga mengingatkan agar konsumsi kafein dan alkohol tidak berlebihan. Terlalu banyak kafein dapat memicu rasa gelisah, meningkatkan kecemasan, serta mengganggu kualitas tidur, terutama jika dikonsumsi pada sore atau malam hari. Sementara itu, meski alkohol dapat memberikan rasa rileks dalam waktu singkat, konsumsi berlebihan justru berisiko menurunkan kualitas tidur dan berdampak negatif pada suasana hati dalam jangka panjang.

Menurut para ahli, minuman mood-boosting tetap bisa menjadi pilihan bagi sebagian orang, terutama sebagai alternatif pengganti minuman beralkohol. Namun, manfaat yang dirasakan kemungkinan bukan hanya berasal dari kandungan bahannya, melainkan juga dari kebiasaan meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat, menenangkan pikiran, dan menikmati momen tersebut.

Pada akhirnya, menjaga suasana hati tidak bergantung pada satu jenis minuman. Kombinasi pola makan bergizi, aktivitas fisik yang rutin, tidur yang cukup, serta pengelolaan konsumsi kafein dan alkohol tetap menjadi fondasi utama untuk mendukung kesehatan mental dan kualitas hidup yang lebih baik.(antara)

Editor : Nur Fadilah
menjaga mood jaga suasana hati