Bahasa Tubuh yang Bisa Menandakan Seseorang Sedang Haus Kasih Sayang

Priska Watung • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 19:05 WIB

 

ilustrasi foto
ilustrasi foto

 
GORONTALOPOST-
Banyak orang terlihat baik-baik saja di luar, tetapi belum tentu demikian di dalam. Ada perempuan yang tampak ceria, mandiri, dan selalu kuat menghadapi berbagai situasi. Namun di balik sikap tersebut, bisa saja tersimpan kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.

Kurangnya kasih sayang tidak selalu terlihat jelas. Sebagian orang justru berusaha keras menyembunyikan perasaannya agar tidak dianggap lemah atau menjadi beban bagi orang lain.

Dari laman Expert Editor, berikut delapan tanda yang kerap dikaitkan dengan perempuan yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang.

Perlu diingat, tanda-tanda ini bukanlah diagnosis psikologis, melainkan gambaran perilaku yang dapat muncul pada sebagian orang.

1. Kontak Mata Tidak Konsisten

Kontak mata sering mencerminkan rasa percaya diri dan keterbukaan. Sebaliknya, seseorang yang sedang mengalami pergulatan emosional terkadang kesulitan menjaga kontak mata secara alami.

Ada yang cenderung menghindari tatapan lawan bicara, sementara sebagian lainnya justru menatap terlalu lama sebagai bentuk kompensasi. Keduanya bisa menjadi sinyal adanya rasa tidak nyaman secara emosional.

2. Bahasa Tubuh Cenderung Tertutup

Gerakan seperti menyilangkan tangan, membungkukkan badan, atau menjaga jarak saat berbicara dapat menunjukkan sikap defensif.

Tanpa disadari, perilaku tersebut bisa menjadi cara melindungi diri dari kemungkinan penolakan atau rasa kecewa, meski secara verbal mereka tetap bersikap ramah.

3. Selalu Terlihat Sibuk

Kesibukan memang bisa menjadi hal yang positif. Namun, bagi sebagian orang, terus-menerus menyibukkan diri juga dapat menjadi cara menghindari rasa sepi.

Mereka tampak produktif, aktif, dan hampir tidak pernah memiliki waktu luang. Di balik aktivitas tersebut, ada kemungkinan mereka berusaha mengalihkan perhatian dari kekosongan emosional yang dirasakan.

4. Mudah Memberi, Sulit Menerima

Perempuan yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang sering kali dikenal sangat peduli terhadap orang lain.

Mereka rela membantu, mendengarkan, dan memberikan perhatian. Namun ketika giliran menerima perhatian atau bantuan, mereka justru merasa canggung atau tidak nyaman. 

5. Tertawa Berlebihan di Situasi Tertentu

Humor memang dapat mencairkan suasana. Namun jika seseorang sering tertawa secara berlebihan, bahkan pada situasi yang kurang tepat, hal itu bisa menjadi mekanisme pertahanan diri.

Tawa digunakan untuk mengalihkan perhatian dari kesedihan, kecemasan, atau tekanan emosional yang sedang dirasakan.

6. Sering Menenangkan Diri dengan Sentuhan

Gerakan seperti memainkan rambut, menggenggam tangan sendiri, atau mengusap lengan dikenal dalam psikologi sebagai self-soothing gesture.

Perilaku ini merupakan salah satu cara seseorang menenangkan dirinya ketika sedang merasa cemas, tidak aman, atau kebutuhan emosionalnya belum terpenuhi.

7. Terlihat Kuat, tetapi Sulit Membuka Perasaan

Banyak perempuan yang tampak mandiri dan tangguh di mata orang lain. Mereka mampu menyelesaikan berbagai persoalan tanpa banyak mengeluh.

Namun ketika pembicaraan mulai menyentuh kehidupan pribadi atau perasaan terdalam, mereka cenderung menghindar atau mengalihkan topik. Sikap tersebut bisa menjadi bentuk perlindungan diri agar tidak kembali mengalami kekecewaan.

Meski demikian, penting dipahami bahwa satu atau beberapa tanda di atas tidak otomatis menunjukkan seseorang sedang kekurangan kasih sayang. Kondisi emosional setiap orang berbeda dan dipengaruhi banyak faktor.

Editor : Priska Watung
psikologi psikologis kesepian bahagia Lifestyle