Lenovo Siapkan Laptop Revolusioner, Layarnya Bisa Melebar ke Samping

Nur Fadilah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:54 WIB
Ilustrasi - Tampilan laptop Lenovo ThinkBook Plus Gen 6 yang layarnya bisa diperluas secara vertikal. (Lenovo Global)
Ilustrasi - Tampilan laptop Lenovo ThinkBook Plus Gen 6 yang layarnya bisa diperluas secara vertikal. (Lenovo Global)

 

GORONTALOPOST -Lenovo dikabarkan tengah menyiapkan inovasi baru di dunia laptop melalui perangkat dengan layar yang dapat diperluas secara horizontal ke arah samping. Konsep tersebut disebut sebagai Project Swan dan menjadi salah satu teknologi layar fleksibel yang sedang dikembangkan perusahaan.

Menurut laporan Gizmochina pada Selasa (11/8), gambar render terbaru yang beredar di platform digital memperlihatkan desain laptop rollable yang berbeda dari konsep layar gulung sebelumnya. Jika umumnya layar diperluas secara vertikal, Project Swan justru menawarkan mekanisme perluasan ke sisi kiri dan kanan.

Gambar render yang dibagikan Windows Latest menunjukkan perangkat ini sekilas memiliki tampilan seperti laptop konvensional. Berdasarkan desain bagian sandaran tangan, Project Swan diperkirakan akan menjadi bagian dari keluarga ThinkBook.

Laptop tersebut terlihat memiliki kamera web yang ditempatkan di bagian tengah atas layar. Di sisi kiri perangkat juga tampak dua port USB-C. Sementara itu, bagian kanan laptop belum terlihat dalam gambar yang beredar sehingga konfigurasi port pada sisi tersebut masih belum diketahui.

Menariknya, desain bagian belakang perangkat juga memperlihatkan panel dengan kombinasi dua warna serta celah pada kedua sisinya. Celah tersebut diperkirakan berkaitan dengan mekanisme layar yang dapat digulung dan diperluas.

Project Swan dikabarkan menggunakan sistem rel pemandu untuk menyimpan bagian layar tambahan ketika perangkat digunakan dalam mode standar. Saat pengguna membutuhkan area tampilan yang lebih luas, motor penggerak akan menarik panel OLED fleksibel yang tersembunyi di dalam bodi ke arah kedua sisi secara bersamaan.

Mekanisme tersebut membuat ukuran layar dapat diperbesar tanpa harus menggunakan perangkat dengan dimensi yang jauh lebih besar ketika sedang dibawa. Konsep ini sekaligus menawarkan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas.

Untuk mengakomodasi sistem rel dan mekanisme layar tersebut, desain engsel pada Project Swan tampak berbeda dari ThinkBook konvensional. Engsel dibuat lebih pendek dan ditempatkan lebih ke tengah perangkat.

Meski menawarkan teknologi yang menarik, Project Swan disebut masih berada pada tahap awal pengembangan perangkat keras. Lenovo sejauh ini belum mengungkapkan kapan laptop tersebut akan diperkenalkan secara resmi, termasuk spesifikasi lengkap dan perkiraan harganya.

Eksplorasi Lenovo terhadap teknologi layar fleksibel sebenarnya bukan hal baru. Perusahaan sebelumnya telah memperkenalkan sejumlah konsep komputer dengan desain dan mekanisme inovatif.

Pada 2026, Lenovo memamerkan konsep ThinkBook Modular AI PC serta ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist yang mengusung engsel bermotor. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa Lenovo terus mengeksplorasi cara baru untuk meningkatkan fleksibilitas perangkat laptop.

Dalam ajang Consumer Electronic Show (CES) 2026 pada Januari lalu, Lenovo juga memperlihatkan konsep laptop gaming dengan layar gulung horizontal bernama Legion Pro Rollable.

Legion Pro Rollable Concept merupakan laptop gaming kelas atas berukuran 16 inci yang layarnya dapat diperluas secara horizontal. Dalam konsep yang diperkenalkan Lenovo, ukuran layar dapat berubah dari 16 inci menjadi 21,5 inci, bahkan hingga 24 inci.

Jika Project Swan nantinya benar-benar masuk ke pasar, teknologi tersebut berpotensi membawa konsep laptop layar gulung ke segmen yang lebih luas. Namun, untuk saat ini perangkat tersebut masih sebatas proyek pengembangan dan belum ada kepastian mengenai jadwal peluncurannya.(antara)

Editor : Nur Fadilah
Laptop layar gulung lenovo