GORONTALOPOST -Google resmi memperkenalkan Pixel Tag, perangkat pelacak pintar yang diposisikan sebagai pesaing Apple AirTag. Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman pelacakan yang lebih terintegrasi bagi pengguna ponsel berbasis Android.
Pixel Tag diperkenalkan dalam ajang Made By Google dengan desain berbentuk pil memanjang yang sekilas mengingatkan pada SmartTag 2 milik Samsung. Dengan ukuran yang ringkas, perangkat ini memiliki tinggi sekitar 1,8 inci atau 4,5 sentimeter dan ketebalan 0,2 inci atau sekitar 0,5 sentimeter.
Mengutip Engadget, Rabu (12/8), salah satu keunggulan Pixel Tag adalah kompatibilitasnya yang cukup luas. Perangkat ini dapat digunakan bersama ponsel yang menjalankan Android 9 atau versi lebih baru. Artinya, pengguna dengan perangkat yang belum menggunakan sistem operasi Android terbaru pun tetap dapat memanfaatkan fungsi dasar pelacak ini.
Namun, beberapa fitur canggih Pixel Tag memiliki persyaratan perangkat yang lebih tinggi. Teknologi Bluetooth Channel Sounding, misalnya, yang memungkinkan pengukuran jarak secara lebih akurat antara dua perangkat, hanya dapat digunakan pada ponsel dengan Android 16 atau versi lebih baru serta dukungan Bluetooth 6.0.
Google juga membekali Pixel Tag dengan teknologi Ultra Wideband (UWB) untuk membantu pengguna menemukan benda yang dilacak secara lebih presisi, termasuk memberikan informasi mengenai jarak dan arah.
Akan tetapi, fitur tersebut baru dapat dimanfaatkan secara maksimal apabila Pixel Tag dipasangkan dengan ponsel yang juga mendukung UWB. Perangkat yang kompatibel antara lain sejumlah ponsel Google Pixel Pro serta seri Samsung Galaxy S dan Z Fold yang telah memiliki teknologi tersebut.
Dari sisi ketahanan, Pixel Tag mengantongi sertifikasi IP67, sehingga perangkat ini terlindungi dari debu serta paparan air. Google mengklaim perangkat tersebut tetap dapat berfungsi setelah terendam air hingga kedalaman satu meter selama 30 menit.
Untuk sumber daya, Pixel Tag menggunakan baterai koin CR2032 yang dapat diganti sendiri oleh pengguna. Baterai tersebut diklaim mampu bertahan sekitar satu tahun sebelum perlu diganti.
Google menawarkan Pixel Tag dengan harga 29 dolar AS atau sekitar Rp518 ribu. Pengiriman perangkat tersebut dijadwalkan paling cepat mulai 20 Agustus 2026.
Bagi pengguna yang ingin memasang pelacak pada beberapa barang sekaligus, Google juga menyediakan paket berisi empat Pixel Tag dengan harga 99 dolar AS atau sekitar Rp1,7 juta. Paket tersebut dapat digunakan untuk memantau berbagai barang maupun kebutuhan lain, seperti hewan peliharaan dan perlengkapan pribadi.
Dengan kombinasi desain ringkas, dukungan Android yang luas, UWB, serta ketahanan terhadap debu dan air, Pixel Tag menjadi langkah Google untuk memperkuat ekosistem pelacakan perangkat Android sekaligus menantang dominasi AirTag di pasar pelacak pintar.(antara)
Editor : Nur Fadilah