Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

30 Guru Dipecat Sekolah Al Azhar Gorontalo Didemo

Azis Manansang • Sabtu, 11 November 2023 | 19:06 WIB

 

FSPMI Gorontalo geruduk sekolah Al Azhar tuntut pemecatan 30 guru dan 2 kepala sekolah.(F:ist).
FSPMI Gorontalo geruduk sekolah Al Azhar tuntut pemecatan 30 guru dan 2 kepala sekolah.(F:ist).


Gorontalopost.Id,    GORONTALO - Buntut pemecatan 30 guru dan 2 Kepala Sekolah. Sekolah Al Azhar 43 Kota Gorontalo didemo oleh puluhan orang dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Gorontalo, belum lama ini.

Ketua FSPMI Gorontalo, Meyske Abdullah, mengatakan, aksi dilakukan karena pemecatan tersebut dilakukan secara sepihak oleh yayasan.

"Padahal, para guru yang dipecat itu telah bekerja selama bertahun-tahun,"ungkapnya.

Baca Juga: Team Rajawali Tangkap Bandar Judi Togel Online di Kota Timur Gorontalo

Kemudian kata Meyske, sejumlah dugaan pelanggaran dilakukan pihak sekolah, yang tidak sesuai dengan aturan ketenagakerjaan.

"Ada 30 guru sd dan tk itu mendapatkan pengurangan upah," ungkapnya.

Kemudian Meyske menjelaskan adanya pengurangan upah para guru dilakukan secara bertahap.

"Jadi pengurangan itu bukan hanya seratus dua ratus, bahkan ada yang sampai sejuta. Ini dilakukan tiap bulan," ucapnya.

Baca Juga: Tekan PMK Pemprov dan Pemkab Boalemo Gelar KIE di Pangea Wonosari

Alasan pihak sekolah mengurangi upah para tenaga pendidik itu dikarenakan tak mampu membayar.

Tak hanya itu, Meyske juga menjelaskan, selama masa kepemimpinan yayasan saat ini sekolah Al Azhar mengalami permasalahan.

Permasalahan yang ditemui seperti pembayaran gaji yang belum UMP, pemotongan gaji, tunjangan ditiadakan, hingga BPJS tidak dibayarkan.

"Sebelum massa kepemimpinan yang baru ini sekolah ini baik-baik saja, tapi sekarang banyak ditemukan permasalahan," bebernya.

Baca Juga: Kepsek SDN 13 Paguat Gorontalo Polisikan Oknum Ortu Siswa Aniaya Guru

Sehingga itu menurutnya dalam tuntutan massa aksi meminta agar mencopot ketua yayasan yang menjabat saat ini.

Usai memberikan orasi, massa aksi selanjutnya meminta perwakilan dari sekolah ataupun yayasan itu untuk menanggapi aspirasi yang dilayangkan.

Namun, yang menanggapi hanya salah satu staff administrasi yang dianggap tidak memenuhi jawaban yang diinginkan massa aksi.

"Ketua yayasan masih di luar kota, wakil dan sekretarisnya pun begitu masih berada di luar," jawab salah satu staff administrasi.

Baca Juga: Balihonya Ditertibkan Bawaslu Ketua DPRD Kota Mengamuk

Sementara itu menanggapi polemik yang terjadi di Yayasan Al-Azhar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Lukman Kasim mengungkapkan pihaknya sudah melayangkan surat namun tidak digubris pihak yayasan.

“Dari sisi kedinasan kami sangat menyesalkan apa yang terjadi di yayasan, cuman pikiran yang kami tawarkan selama ini tidak di gubris oleh yayasan,"ungkapnya saat menerima massa aksi.(Mg-03).

Editor : Azis Manansang
#sekolah al azhar #Kota Gorontalo #didemo