Gorontalopost, GORONTALO – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat menggunakan serta memilih produk kosmetik yang beredar dipasaran.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BPOM Gorontalo usai adanya laporan empat warga alami gatal-gatal usai pakai Handbody pemutih.
Dikutif dari sejumlah sumber, BPOM menghimbau masyarakat untuk bisa cerdas memilih dan menggunakan produk obat dan makanan.
Baca Juga: Gorontalo Alami Deflasi Cukup Tajam di Bulan Februari
"Hal yang perlu di lakukan masyarakat yakni melakukan ceklik kemasan, cek label, cek kadaluarsa.
Dan ini berlaku untuk semuanya baik kemasannya dia bagus, utuh atau tersegel atau tidak,” ujar Stepanus Simon Sesa melalui Ketua Tim Infokom Muindar, dilansir sejumlah media.
Adapun sebelumnya DM, salah satu korban yang mengalami kejadian tersebut menceritakan awalnya ia membeli produk tersebut lewat sebuah platform media sosial.
Baca Juga: Polsek Kota Selatan Polresta Gorontalo Monitoring Harga Beras di Pasar Sentral
Dirinya membeli produk tersebut pada tanggal 21 Februari kemarin dan diterimanya pada tanggal 23 February 2024. Diketahui produk tersebut mampu mencerahkan kulit hanya dalam sehari saja.
“Memang sebelum saya pakai, teman saya yang juga ikut membeli mengeluhkan adanya rasa perih dibagian yang dipakai,” ungkapnya usai melakukan pelaporan di BPOM Gorontalo.
Lanjutnya, keesokan harinya ia pun mencoba kosmetik tersebut. Tak lama setelah memakainya dirinya merasakan perih dibagian tangan yang disertai dengan rasa panas.
Baca Juga: Sekda Suleman Lakoro Nakodai Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Gorut Periode 2024 - 2029
“Usai mandi saya langsung menggunakan lotion tersebut, dan rasanya perih disertai panas serta bintik-bintik merah,” tegasnya sambil memperlihatkan tanganya yang masih terlihat sisa-sisa bintik merah.
“Keesokan paginya saya pakai lagi, efeknya muncul di siang hari dimana ada rasa sakit dan gatal,” imbuh dia.
DM kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak BPOM Gorontalo untuk melakukan pengecekan terhadap lotion yang ia gunakan apakah sudah memiliki izin dari pihak BPOM atau tidak.
“Total ada empat orang yang mengalami gejala yang sama,” ungkapnya.(Mg-03).
Editor : Azis Manansang