Gorontalopost, GORONTALO – Yayasan Sunat Berkat Indonesia (SBI) sukses menyelenggarakan program sunatan gratis bagi 18 anak kurang mampu di Kota Gorontalo.
Kegiatan tahunan ini menjadi wujud kepedulian yayasan terhadap anak-anak dari keluarga prasejahtera dan panti asuhan.
Hamka Arbi, Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan khitan ini yang menggunakan teknologi modern.
Baca Juga: Sempan Buron, Pembunuh Sopir Taksi Gorontalo-Manado-Bitung Ditangkap Polisi di Langowan
Metode baru ini dirancang untuk meminimalkan rasa sakit, baik saat prosedur berlangsung maupun setelahnya.
“Metode sunat yang dikembangkan saat ini cukup mudah. Orang tua dan anak cukup memberikan informasi secara kontinu kepada pihak yayasan melalui WhatsApp jika terjadi keluhan,” ujar Hamka Arbi, Senin (3/2/2025).
Sejak program ini dijalankan, lebih dari 2.000 anak di wilayah Gorontalo telah menjalani khitan gratis.
Dari jumlah tersebut, hanya segelintir anak yang memerlukan kontrol lanjutan. Hal ini membuktikan efektivitas metode modern yang diterapkan.
Baca Juga: Gugatan Pilkada Kota Gorontalo Ditolak MK, Adhan Dambea dan Indra Gobel Resmi Pimpin Kota
Hamka juga menekankan pentingnya sosialisasi mengenai teknologi khitan kepada masyarakat, khususnya orang tua.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan yang mungkin muncul terkait prosedur medis tersebut.
Melalui inovasi teknologi dan edukasi, Yayasan Sunat Berkat Indonesia optimis mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, sekaligus meringankan beban keluarga kurang mampu di Gorontalo.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang