Gorontalopost, GORONTALO – Momen hajatan yang seharusnya penuh kebersamaan justru berubah menjadi musibah.
Puluhan warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Pansus DPRD Gorontalo Serius Tangani Polemik Sawit, Petani Sawit Diminta Berani Bersuara
Setelah mengalami dugaan keracunan makanan usai menyantap hidangan ayam suwir dan kuah sup pada acara doa arwah 40 hari.
Menurut data dari Polsek Kota Timur, sebanyak 43 orang mengalami gejala keracunan, di antaranya 28 warga termasuk anak-anak.
Harus menjalani perawatan intensif di tiga rumah sakit, yakni RS Multazam, RS Aloei Saboe, dan RS Siti Khadijah.
Sisanya, sebanyak 15 orang mengalami gejala ringan dan memilih melakukan perawatan mandiri di rumah.
Salah satu korban, Sumriyah Hasan, menceritakan kronologinya kepada awak media di RS Multazam.
Ia menyebut sempat menyantap hidangan di rumah duka sebelum gejala mulai dirasakan.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Sahkan Dua Perda Baru, Kesehatan dan Kearsipan Jadi Prioritas Regulasi Daerah
“Tadi makan ayam suwir sama kuah sup. Sekitar jam setengah dua belas mulai perut sakit, pusing, keringat dingin, terus muntah-muntah,” ujar Sumriyah.
Ia menambahkan, kondisinya sempat memburuk sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
“Jam setengah tiga baru dibawa ke rumah sakit. Sudah kejang-kejang. Kalau tidak cepat, mungkin saya tidak selamat,” ungkapnya.
Hingga Senin siang (26/5/2025), sejumlah korban masih dalam perawatan. Tim medis melakukan pemantauan ketat untuk memastikan kondisi para pasien stabil.
Sementara korban yang mulai membaik telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Pihak berwenang belum mengumumkan hasil pemeriksaan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan. Penyelidikan masih terus berjalan.(Mg-03)
Editor : Azis Manansang