Gorontalopost, GORONTALO – Tradisi tahunan Pasar Senggol kembali digelar menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo mulai mematangkan persiapan agar pusat ekonomi musiman itu bisa beroperasi akhir pekan ini.
Kepala Dinas Perindag Kota Gorontalo, Haryono Soeronota, menjelaskan pihaknya telah melakukan pengukuran lapak di sejumlah titik.
Dari hasil pendataan sementara, sekitar 269 lapak berukuran 4x4 meter akan dibangun, meski jumlahnya masih bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Tahun ini, lokasi Pasar Senggol dipusatkan di lima ruas jalan utama, yakni Jalan MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan Esparman, Jalan Suprapto, dan Jalan Imam Bonjol.
Khusus di Imam Bonjol, pemasangan tenda telah dimulai dan ditargetkan bisa digunakan pedagang pada Sabtu malam mendatang.
“Imam Bonjol kami percepat agar bisa lebih dulu beroperasi, termasuk
menghadirkan hiburan musik untuk menarik pengunjung,” ujar Haryono.
Empat lokasi lainnya dijadwalkan mulai pemasangan tenda pada 5 Maret 2026,
dengan mempertimbangkan agenda kota agar tidak terjadi penumpukan aktivitas.
Soal retribusi, pemerintah tidak mematok nominal setoran tertentu.
Baca Juga: Pemkab Gorontalo Siapkan 12 OPD Pengampu UMKM, Sugondo Makmur Pastikan Program Berkelanjutan
Pedagang diminta menyetor sesuai kemampuan langsung ke kas daerah melalui rekening resmi.
Kebijakan ini diambil untuk menjamin transparansi, sembari memastikan
Pasar Senggol tetap menjadi ruang ekonomi rakyat yang tertib dan nyaman.(Mg-03).
Editor : Azis Manansang