Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

BPKH Dorong Pengelolaan Dana Haji Berkeadilan dan Berkelanjutan

Azis Manansang • Rabu, 2 Agustus 2023 | 19:17 WIB

 

BPKH menggelar Media Gathering bersama jurnalis di Gorontalo, Rabu (02/08/2023).(humas)
BPKH menggelar Media Gathering bersama jurnalis di Gorontalo, Rabu (02/08/2023).(humas)

Gorontalopost.id,     GORONTALO – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) usulkan komposisi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah lebih besar dibandingkan penggunaan nilai manfaat hasil pengelolaan BPKH.

Hal itu disampaikan anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf, saat menggelar Media Gathering bersama jurnalis di Gorontalo, Rabu (02/08/2023).

Baca Juga: Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Desa Tapadaa Botumoito Peduli Kesehatan Warga

Silaturahmi sebagai bagian sosialisai kinerja BPKH dalam mengelola keuangan haji dan memperat hubungan dengan media sebagai sarana keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Sehingga itu Anmri Yusuf mengapresiasi peran media dalam menyampaikan kinerja BPKH dalam mengelola keuangan haji.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Desa Tapadaa Botumoito Peduli Kesehatan Warga

Hal tersebut menjadi bagian penting dalam transparansi pengelolaan dana haji agar masayarakat mendapat informasi dari BPKH langsung.

Seperti diketahui BPKH kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BPKH yang ke-5 kali secara berturut-turut dari BPK.

Selain itu Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengusulkan formulasi komposisi besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) ke depan.

Baca Juga: Kemenkumham Legal Expo Tahun 2023 di Gorontalo Semarak

Anggota BPKH, Amri Yusuf menjelaskan, usulan tersebut berupa komposisi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah lebih besar dibandingkan penggunaan nilai manfaat hasil pengelolaan BPKH.

Adapun, pada tahun ini telah direalisasikan dengan komposisi 55% Bipih berbanding 45% nilai manfaat.

"Jadi teman-teman di DPR dan pemerintah memiliki komitmen untuk 2023 konsep BPIH atau Bipih yang berkeadilan itu berkelanjutan.

Baca Juga: Dua Nelayan di Gorontalo Utara Hilang Melaut, Basarnas Intensifkan Pencarian

Dan termasuk untuk memenuhi prinsip istitha'ah itu dimulai dengan komposisi 55%-45% untuk tahun ini," kata Amri dalam silaturahmi dengan media.

Saat ini 80 persen nilai manfaat banyak digunakan untuk jemaah haji berangkat.

Dan sisanya disalurkan ke 5,3 juta orang Jemaah Haji Tunggu melalui virtual account yang mereka miliki.

Baca Juga: Rumah Kos di Limboto Kebakaran, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Sementara terkait dana kelolaan Amri mengungkapkan pada Triwulan pertama di tahun 2023.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mengelola dana haji hingga Rp168 triliun.

Begitu juga dengan perolehan nilai manfaat yang mencapai Rp 2,75 triliun.

“Pada triwulan 1 tahun 2023 melampaui target, yakni Rp 168 triliun. Jumlah ini meningkat 4,31 persen dibandingkan triwulan I tahun 2022, ungkap Amri.(zis).

 

Editor : Azis Manansang
#Media Gathering #BPIH 2023 #onh #BPKH