Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

31 Tahun Mengabdi di Pemkab Bone Bolango dr Rusli Katili Pamit

Azis Manansang • Rabu, 23 Agustus 2023 | 23:24 WIB

dr. Rusli Katili saat menerima SK pensiun yang diserahkan oleh Wakil Bupati Merlan S. Uloli, disela-sela apel kerja di lingkungan Pemkab Bone Bolango, di halaman Kantor Bupati (F.AKP/Diskominfo)
dr. Rusli Katili saat menerima SK pensiun yang diserahkan oleh Wakil Bupati Merlan S. Uloli, disela-sela apel kerja di lingkungan Pemkab Bone Bolango, di halaman Kantor Bupati (F.AKP/Diskominfo)

 

Gorontalopost.Id, SUWAWA - Jadi cita-cita seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) se antero nusantara untuk pensiun dengan tanpa masalah dan bahagia. Kami mengistilahkan husnul khotimah (sebuah akhir yang baik).

dr. Rusli Katili, MARS, salah seorang di antaranya. ASN Bone Bolango yang akan pensiun per tanggal 1 September mendatang.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabgor Syam T Ase Klaim Tak Terlibat Laporan Ifana

Sosok dokter sekaligus pejabat senior dan sederhana di Pemerintahan Kabupaten Bone Bolango yang banyak menginspirasi.

"Alhamdulillah saya memasuki usia pensiun pada 1 September, tapi SK-nya sudah diserahkan hari ini,"ujarnya seusai menerima SK Bupati Bone Bolango.

Baca Juga: 400 Lebih Pedagang Pasar Sentral Direlokasi di Gedung Baru

Tentang pemberian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun TMT 1 September 2023. Berlangsung pada saat apel kerja di halaman Kantor Bupati, kemarin  (21/8/2023).

Dokter Rusli, begitu panggilan akrabnya, mengabdi menjadi ASN selama 31 tahun enam bulan itu, pamit sekaligus memberikan pesannya untuk para ASN muda.

Baca Juga: Ketua DPD PDIP Gorontalo Diserang dengan Parang dan Panah Wayer Saat Pulang Sholat Isya

Pertama, pesan saya kepada teman-teman agar Insya Allah selamat sampai dengan pensiun dengan akhir yang baik.

Kedua, bekerjalah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, bekerja samalah dengan staf agar supaya jika ada kebijakan-kebijakan mereka akan membackup.

Baca Juga: RSUD Toto Kabila Raih Penghargaan Akreditas Paripurna Bintang Lima dari LAM KPRS

Keempat, hargailah staf dan berdayakan mereka, yang mau dan mampu berilah delegasi, yang mau tapi tidak mampu berilah pelatihan, yang mampu tapi tidak mau berilah sanksi.

"Begitulah prinsip saya yang akhirnya semua akan berlomba-lomba menjadi mau dan mampu,"ujar Rusli Katili saat diwawancarai.

Baca Juga: Himbauan Pj. Bupati Sherman ke ASN Laksanakan Tugasnya Dengan Hati Bahagia /

Kelima, jangan memarahi orang yang tidak mampu, tidak mau bekerja padahal yang dibutuhkan adalah pelatihan.

Keenam, berusahalah ketika jadi pimpinan kita tetap merendah."Jangan tinggi hati dan sombong Insya Allah dengan cara itu kita akan selamat dunia akhirat,"pesan dokter Rusli.

Baca Juga: Polda Bongkar Pabrik Penyulingan, Sita 8 Drum dan Galon Berisi Ribuan Liter Cap Tikus

Ketujuh, jadikanlah pekerjaan itu menjadi ibadah, karena 2/3 waktu kita gunakan untuk bekerja.

"Jika kita tidak niatkan sebagai ibadah, maka kita kehilangan 2/3 waktu untuk beribadah,"terang Rusli.(Athx/Kmfo).

Editor : Azis Manansang
#Bone Bolango #SK Bupati #dokter pensiun