Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Erick Thohir, Sebut Sports Science Penting Dalam Transformasi Sepakbola

Azis Manansang • Jumat, 19 Januari 2024 | 00:04 WIB

 

Ketua PSSI Erick Thohir saat MoU PSSI dan RS Abdi Waluyo fokus ke sports science dan mental health.(F:Ist)
Ketua PSSI Erick Thohir saat MoU PSSI dan RS Abdi Waluyo fokus ke sports science dan mental health.(F:Ist)


Gorontalopost.id,   JAKARTA - Sports science menjadi bagian penting dalam transformasi sepakbola Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh
Indonesia (PSSI), Erick Thohir.

"Membangun Timnas yang kuat, dukungan sports science dan mental health sangat penting agar talenta, kemampuan teknis dan taktikal pemain bisa lebih maksimal,"ungkapnya.

Usai menandatangani MoU antara PSSI dengan RS Abdi Waluyo di Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Baca Juga: Dibangun Sejak 1995 Warga Desak Perbaikan Jembatan Penghubung Empat Desa di Paguyaman

Perjanjian kerjasama yang dihadiri oleh Waketum PSSI, Zainuddin Amali dan Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah.

Mencakup kolaborasi antara PSSI yang tengah membangun Training Center (TC) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan RS Abdi Waluyo yang juga lagi menyiapkan rumah sakit dengan nilai investasi Rp 2 trilyun.

 "Membangun sepakbola dalam transformasi ini penuh kompleksitas. Tak hanya investasi, program latih tanding atau kompetisi, kita butuh dukungan lebih dalam menciptakantimnas yang hebat.

Baca Juga: Azis Hamid Kanvas Barang Terjun ke Politik Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Kerjasama dengan RS Abdi Waluyo yang fokus ke sports science dan mental health ini diperlukan agar timnas dan talenta sepakbola kita bisa jauh lebih baik dan berkembang,"
ujar Erick.

Ia menambahkan, dalam mencari 150 pemain berkualitas timnas, mulai dari kelompok umur hingga timnas senior diperlukan proses panjang yang kadang tidak bisa diprediksi.
Bakat dan kemampuan tinggi seorang pesepakbola bisa hilang dengan cepat karena faktor cedera.

"Kita tahu, banyak atlet hebat gagal karena hal yang tidak diprediksi akibat cedera. Selain sports injury, hal lain soal kesehatan mental yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Dua Terdakwa Insiden Kerusuhan di Pohuwato Salah Tangkap

Kolaborasi ini penting agar PSSI dalam membina talenta mendapat dukungan total dalam pendampingan sports science," jelas Erick.

Sementara itu, pimpinan RS Abdi Waluyo, dr Sigit Pramono mengatakan, pihaknya akan fokus mendukung program PSSI yang segera memiliki TC di IKN.

"Kita memfokuskan RS Abdi Waluyo lebih ke arah sub spesialis, lebih ke arah sport medicine, sport center, dan sport research.

Apalagi RS Abdi Waluyo tidak jauh jaraknya dengan TC PSSI di IKN, maka kolaborasi ini kami yakini akan mendukung transformasi sepakbola Indonesia, terutama dalam menyiapkan timnas," kata Sigit.(PM/adv)

Editor : Azis Manansang
#Erik tohir #sepak boa #rs waluyo jati #MOU